Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daftar 6 Pejabat Eselon II BPOM Dilantik Taruna Ikrar

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar melantik sejumlah pejabat eselon II di lingkungan BPOM. Pelantikan berlangsung di

Tayang:
Editor: Edi Sumardi
DOK BPOM
PEJABAT BPOM - Kepala BPOM, Taruna Ikrar foto bersama dengan pejabat BPOM usai pelantikan 6 pejabat eselon II, di Kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara, Jakarta, Jumat (28/2/2025). Taruna juga mengingatkan para pejabat dan pegawai BPOM untuk menjadi panutan masyarakat dengan menjunjung tinggi kode etik dan kode perilaku ASN berdasarkan core value BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar melantik sejumlah pejabat eselon II di lingkungan BPOM.

Pelantikan berlangsung di Kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara, Jakarta, Jumat (28/2/2025).

Pejabat yang dilantik terdiri:

  1. Adriana Krisnawati sebagai Kepala Biro Hukum dan Organisasi, menggantikan pejabat sebelumnya yang dipromosikan ke Kementerian UMKM.
  2. Lynda Kurnia Wardhani sebagai Kepala Biro Kerja Sama dan Humas, menggantikan pejabat sebelumnya yang kembali ke Kementerian Luar Negeri setelah bertugas selama 4 tahun.
  3. Asih Liza Restanti Apt MKes sebagai Kepala Biro Umum.
  4. Syamsidar Thamrin sebagai Kepala Pusat Analisis Kebijakan Obat dan Makanan.
  5. Antonius Tarigan sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan.
  6. Ali Muharram sebagai Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM).

Demikian siaran pers BPOM.

Dalam kata sambutannya, Taruna mengucapkan terima kasih kepada para pejabat yang telah purna tugas atas dedikasi mereka selama ini.

Ia juga berharap pejabat baru dapat melanjutkan serta meningkatkan capaian yang telah diraih oleh pendahulunya.

“Badan POM memiliki tiga filosofi utama: menjulang, di mana visinya harus tinggi; membumi, di mana aturan yang ditetapkan harus dapat diaplikasikan dengan baik; serta mengakar, di mana visi dan misi harus tertanam kuat dalam sanubari hingga ke masyarakat,” ujar Taruna.

Lebih lanjut, Taruna menekankan bahwa saat ini seluruh pegawai BPOM harus fokus pada keberhasilan lima prioritas utama sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, yaitu menurunkan harga obat, mempercepat inovasi obat baru, mempermudah sertifikasi dan izin edar, mereviu regulasi, serta meningkatkan reputasi BPOM di tingkat global, termasuk menjadi WHO Listed Authority (WLA).

“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, terdapat delapan misi Asta Cita. BPOM mendukung Asta Cita kedua terkait swasembada pangan, ketiga dalam penyediaan lapangan kerja berkualitas dan industri kreatif, keempat dalam pembangunan SDM, serta ketujuh dalam reformasi birokrasi,” tambahnya mengatakan.

Taruna juga mengingatkan para pejabat dan pegawai BPOM untuk menjadi panutan masyarakat dengan menjunjung tinggi kode etik dan kode perilaku ASN berdasarkan core value BerAKHLAK: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Ia menekankan pentingnya membangun hubungan baik dengan stakeholder dan masyarakat.

“Sumpah janji dalam pelantikan ini adalah ikrar untuk selalu loyal kepada bangsa dan negara. Tunjukkan dengan kinerja terbaik dan raih prestasi. Mari kita kawal bersama agar BPOM menjadi otoritas regulatori obat dan makanan yang berintegritas, kredibel, dan membanggakan,” kata Taruna.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved