Curiga Feni Ere Dibunuh, Pihak Keluarga Minta Polisi Segera Tangkap Pelakunya
Orang tua Feni melihat darah di kamar serta di celana yang tergantung di pintu kamar Feni pada Kamis (25/1/2024). Sejak saat itu juga Feni Ere
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, PALOPO - Keluarga korban minta kepolisian usut tuntas dugaan kasus pembunuhan yang dialami Feni Ere.
Orang tua Feni melihat darah di kamar serta di celana yang tergantung di pintu kamar Feni pada Kamis (25/1/2024). Sejak saat itu juga Feni Ere dinyatakan hilang.
Keluarga kemudian melaporkan hilangnya Feni Ere ke pihak kepolisian pada Jumat (26/1/2024).
“Kami baru melapor ke polisi itu hari Jumat karena satu kali 24 jam baru kita bisa melapor ke polisi,” ucap Tante Feni, Farma kepada Tribun-Timur.com saat ditemui di rumah duka, Kamis (20/2/2025).
Sejak saat itu, pihak keluarga tak pernah bertemu dan berkomunikasi dengan Feni.
Setahun berlalu, kerangka manusia tanpa identitas kemudian ditemukan di Kilometer 35 Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Palopo.
Pihak keluarga meyakini kerangka manusia tersebut adalah Feni Ere.
Kerangka manusia tersebut kemudian diserahkan kepada keluarga Feni Ere karena beberapa alasan.
Salah satunya karena adanya kemiripan antara fisik Feni Ere dan kerangka manusia tersebut.
Keluarga merasa sangat terluka karena hanya dapat melihat kerangka mayat Feni Ere.
“Hati keluarga sangat terluka. Satu tahun kami kehilangan dan Feni ditemukan dalam kondisi seperti ini,” ucap Paman Feni, Farwi.
“Anak ini (Feni Ere) pasti dibunuh. Kami banyak mencurigai orang, tapi kami tidak berdaya untuk menangkap pelakunya,” sambungnya.
Karena itu, keluarga Feni Ere sangat berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku yang melakukan hal kejam tersebut kepada Feni.
Sementara Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Sayeed Ahmad Aidid mengatakan pihaknya masih terus menyelidiki kasus ini. (*)
Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur: Andi Bunayya Nandini
| Daftar 12 Calon Ketua DPC PKB Se-Luwu Raya, Muscab Serentak Digelar di Palopo |
|
|---|
| Wawan Mattaliu: Kursi Ketua DPC PKB se-Luwu Raya Menunggu Restu Elit Partai |
|
|---|
| Tim Gegana Jinakkan Granat Aktif Temuan Warga di Palopo |
|
|---|
| Setelah Makassar, Warga Temukan Granat Nanas Diduga Aktif di TPU Lebang Palopo |
|
|---|
| Sembilan Remaja Diamankan Usai Tawuran Dua Kelompok Antar Desa di Bua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PENJEMPUTAN-MAYAT-FENI-Keluarga-Feni-jemput-kerangka-manusia-Feni-Ere.jpg)