Pencuri Emas di Jeneponto
BREAKING NEWS: Rumah Warga BTN Pepabri Jeneponto Dibobol Maling, 500 Gram Emas Raib
Seorang pencuri masuk melalui pintu utama dan mengambil emas sepuhan (kadar rendah) senilai Rp50 juta.
Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Aksi pencurian terjadi disebuah rumah BTN Pepabri, Jl Merdeka, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (15/2/2025) pagi.
Seorang pencuri masuk melalui pintu utama dan mengambil emas sepuhan (kadar rendah) senilai Rp50 juta.
Pemilik rumah, Indasari (54) saat kejadian tidak berada di tempat.
"Saat itu orang tua saya ke Pasar Karisa sekitar 07.50 Wita untuk berjualan emas dan di rumah masih ada adik saya masih sedang tidur," kata anak Indasari, Irwan Awing melalui sambungan telepon, Senin (17/2/2025).
Irwan menjelaskan, kehadiran pencuri itu sempat dirasakan oleh adiknya.
Pelaku bahkan bolak-balik ke kamar Ibunya sekitar pukul 08:20 dan 08:30.
"Adik saya sempat merasakan ada orang masuk di rumah tapi mengira orang tua sendiri," ucapnya.
Di dalam kamar Indasari, pelaku sempat membuka brankas namun kosong.
Akan tetapi pelaku berhasil mengambil emas sepuhan yang disimpan di meja rias.
"Ada gelang emas, bros, dua buah kalung dan dompet, total beratnya 500 gram tapi itu kan emas kadar rendah dan tidak untuk dijual, nilainya sekitar Rp 50 juta ," ungkapnya.
Korban baru mengetahui rumahnya dibobol maling saat adik Irwan bertanya kepada ibunya sepulang dari pasar pada malam hari.
"Apakah betul ibu sendiri yang hamburkan isi kamar, terus diperiksa CCTV ternyata orang lain masuk rumah," terangnya.
Dikatakan, kejadian seperti ini selalu dialami Indasari saat pergi meninggalkan rumah.
Adik Irwan bahkan kerap dituding melenyapkan emas perhiasan milik ibunya.
"Sebelum ada CCTV uang juga sering dimbil, kalau ditaksir sebelumnya sudah mencapai Rp 50 juta tapi diambil sedikit-sedikit (bertahap)," tuturnya.
Atas kejadian ini, Indasari atau ibunda Irwan telah melapor ke SPKT Polres Jeneponto pada Minggu (16/2/2025).
"Sabtu pagi kejadian, malamnya ketahuan, besoknya baru melapor," pungkasnya.
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Agung Putra Pratama
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Foto-Istimewa-Irwan-Awing-Capti-2025-55.jpg)