Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Achmad Rizaldy Mallombasi Sah Jadi Karaeng Sanrobone, Jenderal Polisi Jadi Saksi

Achmad Rizaldy Mallombasi Daeng Kilo dinobatkan jadi Karaeng Sanrobone XXXIII disaksikan Brigadir Jenderal Polisi A A Mapparessa

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ari Maryadi
ISTIMEWA
PENOBATAN KARAENG SANROBONE - Achmad Rizaldy Mallombasi Daeng Kilo memakai jas tutup dalam momentum penobatan Karaeng Sanrobone XXXIII Minggu (16/2/2025). Achmad Rizaldy sah jadi Karaeng Sanrobone XXXIII. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR -- Achmad Rizaldy Mallombasi Daeng Kilo sah jadi Karaeng Sanrobone XXXIII.

Brigadir Jenderal Polisi AA Mapparessa jadi saksi penobatan Karaeng Sanrobone XXXIII.

Penobatan digelar di Ballak Lompoa Sarraka, Sanrobone, Kabupaten Takalar Sabtu (15/2/2025).

YM Brigjen Pol A.A Mapparessa hadir sebagai Ketua Umum DPP Forum Silaturahmi Keraton Nusantara.

Turut hadir Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan XIX, raja-raja se-Nusantara, Forkopimda, keluarga besar Karaeng Sanrobone, serta masyarakat Sanrobone yang antusias menyaksikan prosesi sakral tersebut.

Sebelum ke tempat acara, rombongan ketua Umum DPP dan DPD FSKN dijamu di rumah jabatan ketua DPRD Kabupaten Takalar Muhammad Rijal.

Muhammad Rijal turut dikukuhkan sebagai anggota Forum Silaturahmi Keraton Nusantara. 

Pemerintah Kabupaten Takalar turut mendukung Penobatan Karaeng Sanrobone.

Hadir kepala desa Sanrobone dan juga Camat Sanrobone Asraruddin Muis. 

Asraruddin Muis menyampaikan kebahagiaan atas penobatan Karaeng Sanrobone yang baru itu.

“Sebagai pemerintah setempat, tentu saya mendukung seluruh kegiatan positif yang ada di wilaya kecamatan Sanrobone, penobatan ini memberikan sejarah penting bagi kami di masyarakat Sanrobone,” kata Asraruddin Muin.

Sementara itu Ketua Umum DPP Forum Silaturahmi Keraton Nusantara, YM Brigjen Pol (P) A.A Mapparessa menyampaikan pesan kepada Karaeng Sanrobone yang baru dinobatkan agar tetap menjaga nilai-nilai budaya dan adat istiadat. 

"Sebagai pemangku kerajaan, sudah sepatutnyalah Karaeng Sanrobone mengambil peran penting dalam pelestarian budaya serta terus menjaga marwah adat istiadat yang telah diwariskan oleh para leluhur," kata Mapparessa.

Selain itu, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan XIX, Andriay, S.S., M.Si., juga menitipkan amanah penting terkait Benteng Sanrobone, yang telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya.

Andriaty berharap agar Karaeng Sanrobone yang baru dapat terus berperan aktif dalam pelestarian, pemertahanan, serta penghargaan terhadap nilai sejarah Benteng Sanrobone sebagai warisan budaya yang berharga bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Penobatan ini menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Sanrobone dalam menjaga eksistensi nilai-nilai budaya dan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun.

Dengan kepemimpinan Karaeng Sanrobone yang baru, diharapkan warisan budaya ini tetap lestari dan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved