Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur 

Pejabat Teror Appi

Jelang pelantikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) terima teror pesan berisi permintaan jabatan strategis. Appi tak tahu siapa pengirimnya

Tribun Timur
HEADLINE TRIBUN TIMUR - Tangkapan layar PDF edisi cetak Tribun Timur hari ini 12 Februari 2025. Jelang pelantikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) terima teror pesan berisi permintaan jabatan strategis. Appi tak tahu siapa pengirimnya. 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Jelang pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi) mendapat teror yang dikirim ke telepon seluler nya. Isinya meminta diberikan jabatan strategis setelah pelantikan.

Appi mengaku tidak tahu siapa pengirim teror tersebut. 

Menurutnya, ada banyak sekali pesan singkat yang masuk ke ponselnya dengan nada yang nyaris sama, meminta jabatan.

Selain ke dirinya, peneror juga kerap mengirimkan pesan singkat ke Aliyah Mustika Ilham

Harapannya, istri mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin tersebut melunak dan memberinya jabatan.

Saat ini, di Pemkot Makassar, ada tujuh jabatan strategis yang sedang lowong. Jabatan itu adalah, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). 

Selain itu, jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) juga sedang lowong. 

"Banyak sekali saya terima SMS dari orang-orang yang meminta jabatan. Tapi saya tidak tahu dari mana semua itu berasal. Ada juga yang menyampaikan agar ditempatkan sesuai keinginan mereka," ungkapnya.

Jika biasanya jabatan diberikan kepada orang-orang terdekat, Appi mengatakan dirinya tidak akan bersikap demikian. 

Distribusi jabatan di bawah kepemimpinan MULIA, menurut Appi, tidak berdasarkan lobi atau negosiasi. “Distribusinya berdasarkan kompetensi dan profesionalisme,” kata Appi.

"Saya sudah berjanji, semua orang memiliki kesempatan yang sama," ujar Appi.

"Jabatan akan diberikan kepada mereka yang benar-benar memiliki kemampuan dan dedikasi. Jadi, tunjukkan potensi dan kinerja, bukan sekadar lobi-lobi," tambahnya.

Mengenai oknum pejabat yang melobi Aliyah untuk meminta jabatan, Appi mengatakan, tidak akan mempan. Pasalnya, ia dan Aliyah adalah satu kesatuan dan tidak bisa dipisahkan.

Ia menekankan bahwa MULIA ingin membangun sistem pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Kami hadir bukan untuk melayani kepentingan segelintir orang. Tetapi untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Makassar," tambahnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved