Demo Driver Taksi Online
Driver Taksi Online Sulsel Tuntut Pengawasan Aplikator Nakal
Ratusan driver taksi online di Makassar tuntut pengawasan aplikator nakal. Mereka aksi tutup jalan di depan Kantor Gubernur Sulsel.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Driver taksi online menyuarakan keresahan mereka di depan Kantor Gubernur Sulsel pada Selasa (11/2/2025).
Ratusan pengemudi taksi online menutup Jl Urip Sumoharjo sebagai bentuk protes.
Mereka menuntut adanya pengawasan terhadap penerapan harga di lapangan.
"Selama beberapa tahun ini, tiga tahun setelah diterbitkan aturan, tidak pernah ada pengawasan. Aplikator di lapangan berjalan tidak sehat. Mereka memasang tarif yang tidak sesuai regulasi," kata Korlap Kombes 33 Family, Rusdianto, yang memimpin aksi.
Selama ini, Rusdianto melihat adanya persaingan harga yang tidak sehat.
Beberapa aplikator taksi online menetapkan harga di bawah ambang batas bawah, yakni lebih murah dibandingkan dengan ketentuan regulasi yang ada.
"Kami meminta pemerintah untuk menegakkan aturan. Tarif bawah sebenarnya Rp 5.400, tapi di lapangan aplikasi hanya menerapkan Rp 4.200, jauh di bawah standar yang ditetapkan," kata Rusdianto. "Permenhub yang sudah diterbitkan seharusnya bisa menciptakan persaingan aplikator yang sehat," lanjutnya.
Massa aksi menuntut agar Keputusan Gubernur Sulsel Nomor 2559/XII/Tahun 2022 dijalankan oleh penyedia jasa aplikasi di Sulsel.
Mereka juga ingin memastikan implementasi SK tersebut diberlakukan selambat-lambatnya tanggal 14 Februari 2025.
Hal ini sesuai dengan skenario yang mengatur bahwa untuk 0 hingga 2 KM pertama diberlakukan Tarif Batas Atas, sementara lebih dari 2 KM berlaku Tarif Batas Bawah.
Imbas dari aksi ini, kemacetan terjadi sepanjang Jl Urip Sumoharjo menuju Jl Bawakaraeng.
Dari tiga lajur, hanya satu yang dibuka, dan itu pun masih digunakan untuk mencegat driver taksi online agar ikut berunjuk rasa.
Beberapa jalur alternatif dapat dilalui pengendara, seperti dari Jl AP Pettarani menuju Jl Perintis Kemerdekaan, pengendara bisa melintas di Jl Abdullah Dg Sirua.
Sepanjang Jl Abdullah Dg Sirua terpantau lancar. Pengendara juga bisa keluar kembali ke Jl Urip Sumoharjo melalui Jl Taman Makam Pahlawan atau pertigaan Tello.
Sementara itu, arah sebaliknya, yang ingin menuju pusat Kota Makassar, terpantau lancar.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.