Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dr Bahtiar Kini Urusi Koperasi Bermasalah Kemenkop RI

Tujuannya, agar koperasi menjadi sehat, anggota koperasi juga bisa berkontribusi untuk pembangunan ekonomi Indonesia.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Abdul Azis Alimuddin
tribun.timur.com
SATGAS KOPERASI BERMASALAH - Dosen Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar Bahtiar Maddatuang saat menyampaikan sambutan di Kampus STIE AMKOP, Jl Meranti, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan belum lama ini. Oleh Kementerian Koperasi, Bahtiar Maddatuang ditunjuk sebagai Satuan Tugas Revitalisasi Koperasi Bermasalah Kemenkop RI. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI menunjuk Dosen Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar Bahtiar Maddatuang sebagai Satuan Tugas Revitalisasi Koperasi Bermasalah Kemenkop.

Bersama perwakilan Bareskrim Polri, OJK, PPATK, Kejagung, dan BPKP, Rektor AMKOP Makassar (2014-2024) ini akan merevitalisasi koperasi-koperasi bermasalah di Indonesia.

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengatakan satgas ini akan merevitalisasi koperasi-koperasi bermasalah di Indonesia.

Tujuannya, agar koperasi menjadi sehat, anggota koperasi juga bisa berkontribusi untuk pembangunan ekonomi Indonesia.

"31 Januari 2025 kami telah launching Posko Pengaduan Koperasi, posko ini terintegrasi dengan satgas," kata Bahtiar Maddatuang, Minggu (9/2/2025).

"Insya Allah, kami menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, melaksanakan revitalisasi koperasi bermasalah di Indonesia," ujar Alumni Doktor Ilmu Manajemen UPI YAI Jakarta ini.

Diketahui, saat ini ada delapan koperasi bermasalah di Indonesia dengan total Rp26 triliun.

Seperti Koperasi Lima Garuda Rp570 miliar, Koperasi Timur Pratama Indonesia Rp400 miliar.

Selanjutnya, KSP Sejahtera Bersama Rp8,6 triliun dan KSP Indosurya Cipta Rp13,8 triliun.

Kemudian, KSP Pracico Inti Utama Rp623 miliar, KSP Pracito Inti Sejahtera Rp763 miliar, dan Koperasi Jasa Berkah Wahaba Sentosa Rp226 miliar.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved