Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sengketa Barabarayya

BREAKING NEWS: Ricuh Tolak Rencana Eksekusi, Warga Bara-Baraya Nyaris Robohkan Pagar Pengadilan

Mereka hadir memadati gerbang Pengadilan Negeri Makassar, menggunakan motor dan mobil bak terbuka yang dijadikan panggung orasi.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
SENGKETA LAHAN -Menolak rencana eksekusi atau penggusuran, ratusan mahasiswa dan warga Jl Bara-Barayya berunjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Negeri Makassar, Jl RA Kartini, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Kamis (6/2/2025) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ratusan mahasiswa dan warga Jl Bara-Baraya berunjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Negeri Makassar, Jl RA Kartini, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Kamis (6/2/2025) siang.

Mereka hadir memadati gerbang Pengadilan Negeri Makassar, menggunakan motor dan mobil bak terbuka yang dijadikan panggung orasi.

Bahkan berapa warga dan mahasiswa langsung menggoyang pagar, hingga nyaris rebah.

Beberapa massa aksi juga melempar batu hingga kotoran sampah ke arah halaman kantor pengadilan.

Beberapa polisi yang berjaga, tidak sanggup membendung aksi warga tersebut.

Humas Pengadilan Negeri Makassar, Sibali yang melihat aksi itu pun menghampiri pendemo.

"Tolong jangan dirusak, ini fasilitas negara," ucap Sibali menenangkan pendemo.

Keberingasan pendemo warga Bara-Barayya ini, bukan tanpa alasan.

Pasalnya, mereka mendengar kabar rencana eksekusi terhadap pemukiman warga Bara-Barayya yang dianggap bersengketa.

"Kami baru saja dialog terbuka dengan Polrestabes Makassar, orang Polrestabes bilang surat permintaan pengamanan eksekusi telah mereka terima," ucap seorang emak-emak yang menggoyang pagar pengadilan.

Hingga saat ini, pukul 15.00 Wita, massa aksi masih bertahan di depan Kantor Pengadilan Negeri Makassar(*)

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved