Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dua Ruang Luar Coworking Space Nyaman di Makassar untuk Pekerja dan Mahasiswa

Mencari coworking space yang nyaman di Makassar? Dua Ruang Luar bisa jadi pilihan! Suasana tenang, fasilitas lengkap, dan harga terjangkau..

Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM/RUDI SALAM
DUA RUANG LUAR - Seorang pengunjung sedang menikmati fasilitas coworking space Dua Ruang Luar di Jalan Paccinang Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (4/2/2025). Dua Ruang Luar menawarkan ruang kerja yang nyaman bagi pekerja atau mahasiswa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tribuners! Bagi kamu yang sedang mencari coworking space di Makassar, Dua Ruang Luar bisa menjadi pilihan tepat.

Coworking space adalah ruang kerja bersama yang digunakan pekerja atau mahasiswa.

Dua Ruang Luar terletak di Jalan Paccinang Raya, Kecamatan Panakkukang, menawarkan ruang kerja yang nyaman bagi pengunjung.

Bangunan dua lantai ini memiliki area outdoor dan indoor yang bisa digunakan untuk bekerja atau bersantai.

Suasana di tempat ini tenang, jauh dari kebisingan lalu lintas kendaraan. 

Pengunjung juga dapat menikmati mini library memiliki sekitar 1.500 koleksi buku, sebagian besar bertema komik, arsitektur, interior, karikatur, hingga novel.

Buku-buku tersebut dapat dibaca di lokasi, namun tidak untuk dipinjam atau dibawa pulang.

Selain itu, ada juga private room meeting yang bersifat semi-private, sehingga pengunjung bisa bekerja dengan lebih tenang.

Tersedia pula private office yang bisa disewa bulanan dan ruang meeting dengan kapasitas 6 hingga 8 orang.

Untuk suasana lebih santai, terdapat area lesehan yang bisa digunakan pengunjung agar bekerja terasa lebih rileks.

Pemilik Dua Ruang Luar, Muhammad Akbar Wisudawan, menjelaskan bahwa ide mendirikan coworking space ini berawal dari kesulitannya mencari ruang kerja yang nyaman di Makassar.

"Coffee shop terlalu ramai, sementara coworking space masih terbatas. Akhirnya saya memutuskan mengubah tanah peninggalan orang tua menjadi tempat kerja yang lebih kondusif," ungkapnya, Selasa (4/2/2025).

Alumnus Arsitektur Universitas Indonesia (UI) ini mengatakan bahwa konsep tempat ini dirancang dengan barang-barang koleksinya sendiri.

Coworking space ini juga dipenuhi benda-benda bernilai sejarah, seperti meja dan kursi peninggalan nenek serta barang-barang yang ia temukan di pasar barang bekas.

“Tidak perlu barang baru, barang lama saja bisa digunakan,” tutur Muhammad Akbar yang akrab disapa Cute.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved