Chaidir Syam Loyal di PAN Sejak 1999, Tak Pernah Pindah Partai
Chaidir Syam tegaskan loyalitasnya sejak 1999, tak pernah pindah partai. Siap menerima arahan DPP PAN untuk masa depan politik Sulsel.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Chaidir Syam berpeluang menggantikan Ashabul Kahfi untuk memimpin DPW PAN Sulawesi Selatan (Sulsel).
PAN akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 2025 ini.
Chaidir Syam memiliki karir politik gemilang di Kabupaten Maros.
Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Maros dan kini terpilih untuk kedua kalinya menjadi Bupati Maros.
Dirinya juga dipercaya memimpin PAN Maros saat ini.
Chaidir Syam menegaskan bahwa ia adalah kader PAN sejak tahun 1999 dan tidak pernah berpindah partai.
"Paling utama saya ini adalah kader PAN tidak pernah pindah partai sejak 1999 sampai hari ini, dan Alhamdulillah kursi PAN di Maros melonjak 100 persen," katanya, Minggu (2/2/2025).
Mendengar namanya diisukan untuk menjadi Ketua PAN Sulsel, ia merasa senang.
"Kami ucapkan terima kasih ini nama kita sudah diangkat, kita semua serahkan kepada kebijakan pimpinan pusat, wilayah, terutama DPD PAN se-Sulsel," ungkapnya.
Saat ini, kata Chaidir Syam, dirinya hanya menunggu perintah dari pimpinan pusat partai.
"Kita serahkan kepada partai, apapun tugas yang diberikan, saya sebagai kader setia PAN akan menjalankan amanah itu," jelasnya.
PAN Sulsel Cari Ketua Baru di 2025
Musyawarah Wilayah (Muswil) VI DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel rencananya digelar pada Maret-April 2025.
Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Usman Lonta menjelaskan, muswil digelar tidak hanya untuk memilih ketua baru, tetapi juga untuk merumuskan program kerja (Proker) Pengurus DPW PAN Sulsel Periode 2025-2030.
"Selain memilih ketua, Muswil juga akan membahas dua agenda besar lainnya, yaitu laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode saat ini (2020-2025)," kata Usman Lonta kepada Tribun-Timur, Rabu (28/1/2025).
"Kemudian, menyusun program kerja lima tahun ke depan. Jadi ada tiga hal yang akan dibahas dalam muswil," tambah Usman.
Usman menjelaskan, program kerja lima tahun ini akan menjadi landasan strategis bagi seluruh kader PAN di Sulsel. Program ini akan mencakup prioritas-prioritas partai dalam rangka memperkuat posisi politik PAN di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Muswil ini juga diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang bisa dijalankan di seluruh wilayah Sulsel, dimulai dari peningkatan kualitas kader hingga penguatan jaringan politik di setiap daerah.
Dengan memperhatikan hasil evaluasi terhadap kinerja pengurus sebelumnya, program lima tahun ke depan akan diorientasikan untuk mengoptimalkan capaian PAN Sulsel dalam Pemilu 2029 mendatang.
Selain membahas program kerja, salah satu momen krusial dalam Muswil VI adalah pemilihan ketua baru DPW PAN Sulsel periode 2025-2030. (*)
| Misi Jauhi Zona Merah, PSM Makassar Wajib Menang Lawan Persik |
|
|---|
| Kabar Baik! Antrean Haji Makassar Kini Lebih Cepat, Dulu 40 Sekarang Hanya 20 Tahun |
|
|---|
| 328 Jamaah Haji Makassar Dilepas Wali Kota Munafri Arifuddin 29 April |
|
|---|
| 328 Warga Makassar Siap Berhaji 2026, Waktu Tunggu Dipangkas Jadi 20 Tahun |
|
|---|
| Prediksi Susunan PSM Makassar vs Persik Kediri: Yuran Ferandes - Aloisio Neto Kembali Tandem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bupati-Maros-Chaidir-Syam-tetap-setia-pada-PAN-sejak-1999.jpg)