Warga Lengkong Demo
Alasan Warga Tolak Bidan Arzi Zakaria Jabat Pj Kades Lengkong Luwu, Suaminya Legislator Nasdem
Demo dilakukan menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati Luwu Nomor 96/I/2025 yang menunjuk Arzi menggantikan Abdul Latief.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sudirman
Sementara Camat Bua, Satti Latif, mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya koordinasi dengan berbagai pihak.
“Tadi kami koordinasi, dan Pak Pj Bupati sudah menarik SK-nya. Beliau masih menunggu masukan dari BPD dan masyarakat mengenai siapa yang kira-kira cocok untuk menjabat sebagai Pj Kades Lengkong," ujarnya kepada TribunLuwu.com.
Satti mengaku, mayoritas warga menginginkan penjabat kepala desa yang berasal dari lingkungan Kecamatan Bua, baik dari pegawai kecamatan maupun guru.
"Mereka ingin pegawai dari Bua sendiri. Sedangkan yang ditunjuk ini pegawai dari Puskesmas Bastem, makanya ada reaksi penolakan," katanya.
Lebih lanjut, Satti menyebut, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) telah menggelar musyawarah untuk membahas calon Pj Kades yang lebih layak.
Adapun pemilihan kepala desa definitif dijadwalkan berlangsung pada Maret 2025.
“Rencananya pemilihan Kepala Desa Lengkong akan dilakukan bulan Maret. Namun, petunjuk teknisnya belum ada. Kami masih menunggu dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), baru kemudian BPD akan membentuk panitia,” pungkasnya.
Dari informasi yang dihimpun, Arzi Zakaria merupakan istri salah satu anggota DPRD Luwu.
Dalam aksi tersebut, warga Desa Lengkong menyampaikan empat tuntutan kepada Pj Bupati Luwu:
1. Meminta Pj Bupati Luwu membatalkan keputusan Bupati Luwu Nomor 96/I/2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan Pj Kepala Desa Lengkong.
2. Menolak pengangkatan Arzi Zakaria, A. Md, Keb, sebagai Pj Kepala Desa Lengkong.
3. Meminta Pj Bupati Luwu mengangkat Pj Kepala Desa Lengkong yang berasal dari PNS di lingkup Kecamatan Bua dan memenuhi syarat.
4. Meminta Pj Bupati Luwu datang langsung ke Kantor Desa Lengkong untuk bermusyawarah dengan masyarakat terkait pergantian Pj Kepala Desa.
Aksi protes ini berlangsung damai dan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian.
Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.