Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Bupati Terpilih Dikarantina 3 Hari

Bima Arya menjelaskan bahwa pelantikan kepala daerah akan dilakukan dalam tiga gelombang atau termin.

Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR
HEADLINE TRIBUN-TIMUR - Sebanyak 14 bupati terpilih asal Sulsel akan dilantik di Istana Negara pada 6 Februari 2025. Bupati yang akan dilantik dilarang menerima tamu mulai tanggal 2 sampai 5 Februari 2025. 

Dari Provinsi Sulsel, sebanyak 14 pasangan bupati dan wakil bupati akan mengikuti pelantikan gelombang pertama. 

Mereka adalah pemenang pilkada tanpa sengketa.

Yaitu, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin (Gowa), Muhammad Fathul Fauzy Nurdin-Sahabuddin (Bantaeng), Ratnawati Arif-Andi Mahyanto (Sinjai), Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin (Bone).

Andi Rosman-dr Baso Rahmanuddin (Wajo), Suwardi Haseng-Selle Ks Dalle (Soppeng), Chaidir Syam-A Muetazim Mansyur (Maros) dan Andi Ina Kartika Sari-Abustan (Barru).

Syaharuddin Alrif-Nurkanaah (Sidrap), Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang La Tinro (Enrekang), Zadrak Tombeg-Erianto Laso' Paundanan (Tana Toraja), Patahuddin-Muhammad Dhevy Bijak (Luwu).

A. Abdullah Rahim-Jumail Mappile (Luwu Utara) dan Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler (Luwu Timur)

Pj Gubernur Sulsel, Prof Fadjry Djufry mengatakan seusai pelantikan, seluruh kepala daerah tersebut akan mengikuti pembekalan khusus selama dua pekan.

"Setelah pelantikan rencana akan ada pembekalan 2 minggu, sama seperti menteri kemarin," jelas Prof Fadjry Djufry di Rujab Gubernur Sulsel, Jl Jend Sudirman, Makassar, Rabu (29/1/2025).

"Ini sebenarnya bagus, supaya ada kesepahaman yang sama semua, bupati/wali kota/gubernur punya visi sama untuk membangun negeri ini," lanjutnya.

Pembekalan ini nantinya akan diisi dengan ragam materi dan kegiatan.

Mulai dari penjelasan tentang visi misi Prabowo-Gibran, kemudian program prioritas nasional, tata kelola pemerintahan hingga menyatukan gerakan antara pemerintah pusat dan daerah.

"Tidak ada lagi ego sektoral, kita mau duduk sama-sama. Bupati, wali kota, gubernur harus rukun. Karenakan endingnya untuk rakyat Sulsel," jelas Prof Fadjry.

Terkait waktunya, kata Fadjry, dijadwalkan mulai 12 hingga 25 Februari.

Informasi pembekalan ini, lanjut Fadjry, sudah disampaikan Mendagri Tito Karnavian kepada seluruh kepala daerah terpilih.

"Lokasinya belum ditentukan apakah di Magelang atau di mana. Yang jelas, presiden sudah siapkan tempat. Mendagri sudah sampaikan saat pertemuan dengan gubernur dan bupati, akan ada pembekalan. Baik kepala daerah sudah pernah maupun belum," sambungnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved