Opini Mubha Kahar Muang
Selandia Baru
Teori ini didukung perbandingan genealogi Moriori dan Maori, juga oleh karakteristik bahasa Moriori yang mirip dengan dialek Maori
Oleh: Mubha Kahar Muang
Anggota FKP DPR RI 1987-1992-1997-1998
TRIBUN-TIMUR.COM - Suku Maori, penghuni daratan itu menamakan tempat mereka Aotearoa. Artinya, daratan yang bagaikan awan putih membentang.
Daratan itu sepenuhnya tertutup salju.
Dari laut para penjelajah melihatnya bagai awan putih yang berarak.
Kisah penemuan Aotearoa dimulai 1642. Pada tahun itu Abel Janszoon Tasman pedagang Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) melakukan ekspedisi untuk menemukan Benua Selatan yang diyakini kaya mineral.
Ekspedisi itu membawa Tasman berlabuh di daratan suku Maori. Sayangnya, itu bukan pendaratan yang berjalan mulus. Terjadi kesalahpahaman dengan penduduk setempat yang memicu pertempuran kecil.
Empat orang anak buah Tasman tewas dan ekspedisi itu dianggap gagal.
Tasman meninggalkan Aotearoa dan kembali ke Batavia, tempat ia menghabiskan sisa hidupnya sebagai tuan tanah hingga meninggal pada Oktober 1659.
Awalnya Tasman menemukan pulau itu dengan Staten Land karena menganggap Aotearoa bagian dari pesisir Argentina. Ketika mengetahui bahwa pulau itu bukan bagian dari benua Amerika, nama Staten Landt diganti menjadi Nova Zeeland. Zeeland adalah nama salah satu provinsi yang terletak di barat daya Belanda.
Penjelajah Inggris, James Cook, kelak mengubah nama itu menjadi New Zealand. Orang Indonesia menyebutnya Selandia Baru.
Tim ekspedisi Tasman bukanlah pendarat pertama di Aotearoa. Diperkirakan pada tahun 800 Masehi, bangsa Polinesia dengan menggunakan Kano memulai pelayaran mereka dari Hawaika, kepulauan Polinesia di Samudra Pasifik menuju ke arah selatan.
Ketika ditemukan oleh bangsa Polinesia, Aotearoa hanyalah dua pulau besar yang letaknya terpencil.
Ada pula yang berpendapat bahwa nenek moyang Suku Moriori adalah Suku Maori. Mereka bermigrasi ke Kepulauan Chatham dari Selandia Baru. Diduga sebagian ada yang datang ke Kepulauan Chatham langsung dari Kepulauan Polinesia tropis atau bahkan merupakan orang Melanesia.
Teori ini didukung perbandingan genealogi Moriori dan Maori, juga oleh karakteristik bahasa Moriori yang mirip dengan dialek Maori yang dituturkan oleh suku Ngai Tahu di pulau selatan Selandia Baru.
Setelah Aotearoa ditemukan, bangsa Polinesia melakukan imigrasi hingga tahun 1350.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Mubha-Kahar-Muang-2024.jpg)