Sat Polairud Temukan Rompong Ilegal di Kawasan TNTBR Selayar
Sat Polairud bersama Balai TNTBR temukan kapal nelayan ilegal dan rumpon ilegal di kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, Sabtu (18/1/2025).
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUNKEPULAUANSELAYAR.COM, TAKABONERATE – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Kepulauan Selayar bersama petugas Balai Taman Nasional Takabonerate (TNTBR) melakukan patroli di kawasan TNTBR, Sabtu (18/1/2025).
Patroli tersebut bertujuan untuk menertibkan keramba liar dan rompong liar.
Mereka juga memeriksa kapal nelayan yang beroperasi di zona inti dan zona tradisional TNTBR.
Penertiban ini sebagai upaya pencegahan destruktif fishing.
"Polairud bersama tim gabungan menemukan kapal dari luar yang melakukan penangkapan ikan di kawasan TNTBR," kata Kasat Polairud Selayar, AKP Kasman, Selasa (21/1/2025).
Area Taman Nasional Takabonerate merupakan kawasan terlarang.
Mereka juga menemukan kapal yang tidak memiliki dokumen izin berlayar dan izin membuat rompong.
Nahkoda kapal mengakui telah melakukan penangkapan ikan di kawasan TNTBR yang dilarang.
Kapolres Selayar AKBP Adnan Pandibu menambahkan bahwa kapal tersebut telah dikawal oleh tim gabungan menuju Patumbukang untuk proses lebih lanjut.
Patroli gabungan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah aktivitas ilegal di kawasan TNTBR.
"Kami juga memeriksa izin dan dokumen, keramba, maupun rumpon yang beroperasi, termasuk memastikan bahwa isinya bukan hasil dari kegiatan destruktif," kata AKP Kasman.
Patroli gabungan ini diharapkan menjadi momentum bagi kedua instansi untuk terus bersama menjaga dan melindungi kawasan Taman Nasional Taka Bonerate.
Lokasi ini merupakan salah satu Cagar Biosfer Dunia.
Selama setahun terakhir, sejumlah peristiwa aksi pengeboman ikan terjadi di wilayah laut Selayar.
Pelakunya ada yang melarikan diri usai melakukan aksi pengeboman, dan ada pula yang tewas terkena ledakan bom ikan. (*)
| Cara Hemat LPG ala Jufri Rahman: Masak Pakai Wajan Stainless Steel dan Tutup Panci |
|
|---|
| Tiket Pesawat Makassar–Selayar Masih Normal, Pemerintah Waspadai Potensi Kenaikan hingga 13 Persen |
|
|---|
| Harga Plastik Naik, Sekda : Produk Hilir Pasti Terdampak Selat Hormuz |
|
|---|
| Sosok Natsir Ali Kepala Daerah Terkaya No 3 Sulsel, Asetnya Tembus Rp147 M |
|
|---|
| Amran Sulaiman Beberkan Rencana Konversi Sawit Jadi Biofuel Hingga Indonesia Jadi Negara Super Power |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Patroli-gabungan-Sat-Polairud-Polres-Kepulauan-Selayar.jpg)