Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kabinet Merah Putih

Deretan Anak Menteri Era Orde Baru Jadi Menteri Era Presiden Prabowo Subianto

Anak menteri jadi menteri yakni Satryo Soemantri Brodjonegoro, Airlangga Hartarto, Agus Harimurti Yudhoyono dan Airlangga Hartarto.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Anak menteri jadi menteri era Presiden Prabowo Subianto yakni Satryo Soemantri Brodjonegoro, Airlangga Hartarto, Agus Harimurti Yudhoyono dan Airlangga Hartarto. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Anak menteri jadi menteri era presiden Prabowo Subianto

Ada beberapa anak menteri era presiden Soeharto diangkat menjadi menteri. 

Dalam catatan Tribun-Timur.com, menteri ini menduduki posisi strategis. 

Salah satunya adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro

Baru-baru ini,  Satryo Soemantri Brodjonegoro didemo oleh pegawai di kantornya, Senin (20/1/2025). 

Para ASN itu melakukan aksi unjuk rasa karena merasa diperlakukan tidak adil oleh menteri yang dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024 tersebut. 

Dengan mengenakan pakaian serba hitam, para pegawai Kemendiktisaintek berkumpul membawa spanduk protes yang bertuliskan bahwa mereka bukan pegawai pribadi Satryo dan istrinya. 

"Kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk keluarga, bukan babu keluarga," tulis kalimat yang tertera di spanduk yang dibawa salah satu pegawai, dikutip dari Kompas.com, Senin. "Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!" bunyi spanduk lain. 

Berikut anak menteri jadi menteri di era Presiden Prabowo Subianto


Satryo Soemantri Brodjonegoro

Satryo Soemantri Brodjonegoro lahir di Jakarta pada 5 Januari 1956. Dia merupakan lulusan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan memperoleh gelar doktor di bidang teknik mesin dari Universitas California, Berkeley, AS pada 1984. 

Saat ini, Satryo menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam Kabinet Merah Putih yang dibentuk pada 20 Oktober 2024.

Satryo sudah berkecimpung di dunia akademik sejak 1985 sebagai dosen di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia mengabdikan diri hingga pensiun pada 2009.

Sebelum menjabat sebagai mendiktisaintek, dia juga pernah menduduki posisi sebagai Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi di Kementerian Pendidikan Nasional dari 1999-2007.

Saat itu, dia ikut serta dalam pengembangan konsep Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH), yang menjadi tonggak penting dalam pengelolaan universitas di Indonesia.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved