Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mahasiswa KKN Tematik Unhas Kembangkan P3PL di Kelurahan Lanna  di Kelurahan Lanna, Parangloe Gowa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 113 Universitas Hasanuddin gelar Nusa Sehati, Jumat (17/1/2024).

tribun.timur.com
Foto bersama Mahasiswa KKN Tematik Gelombang 113 Universitas Hasanuddin seusai menggelar Nusa Sehati, Jumat (17/1/2024) lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 113 Universitas Hasanuddin gelar Nusa Sehati, Jumat (17/1/2024).

Penyuluhan produk sehat dengan teknologi pengemasan aktif ramah lingkungan dilaksanakan di Kelurahan Lanna, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa Unhas memberikan edukasi tentang P3PL (Pengembangan dan Peluang Pemasaran Pangan Lokal).

Tentang pentingnya pengembangan produk lokal guna menunjang kebutuhan dan pengembangan perekonomian masyarakat Kelurahan Lanna.

Ketua Tim Penyuluhan Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Disnakkeswan Nurhidayah menjelaskan kegiatan ini bentuk kolaborasi baik antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah guna mengembangkan pemberdayaan pangan dan produk yang ada di Kelurahan Lanna.

Menurutnya, kegiatan ini bersifat edukatif dan bukan menggurui, tetapi bersama mencari celah akan keberagaman pangan dan produk yang ada di Kelurahan Lanna.

Sementara Kepala Bidang Penyuluhan dan Pengembangan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel Alisda Amalia menekankan bahwa Kelurahan Lanna memiliki banyak bahan alam yang dapat dikembangkan menjadi produk lokal dan baik untuk dipasarkan guna memperkenalkan Kelurahan Lanna ke masyarakat lebih luas.

Sedangkan Ahmad Aufaasikki Sulkifli, menjelaskan kegiatan ini rangkaian kegiatan NUSA SEHATI, kegiatan pertama telah dilaksanakan di SD Inpres Parang yang berkaitan dengan pengembangan produk lokal berbasis B2SA dan Anti Narkoba.

Penyuluhan produk sehat dengan teknologi pengemasan aktif ramah lingkungan ini berbasis pada pentingnya pengembangan Produk Lokal yang memperhatikan kualitas Kesehatan dan Keamanan pangan yang akan diberikan kepada Konsumen.

Produk kemasan plastik yang sering digunakan bukti penting bagaimana pencemaran lingkungan dapat terjadi dan merusak alam.

Oleh sebabnya penggunaan konsep reduce, reuse dan recycle adalah bentuk terbaik dengan menghadirkan paper craft yang mulanya merupakan kerajinan kertas biasa, yang dibuat dari bahan daur ulang seperti pulp kayu dan bambu.

Paper Craft merupakan kemasan ramah lingkungan yang dapat menggantikan plastic cup maupun kantong kresek yang merupakan bahan pencemar utama lingkungan saat ini utamanya di laut.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved