Unhas Kirim 28 Mahasiswa KKN di Malaysia, Tersebar di 8 Sanggar Belajar
Kali ini, sebanyak 28 mahasiswa Unhas dilepas mengabdi di Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mengirim mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional.
Kali ini, sebanyak 28 mahasiswa Unhas dilepas mengabdi di Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia.
Pelepasan 28 mahasiswa KKN Gelombang 113 dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Muhammad Ruslin di Lounge Lantai 8, Gedung Rektorat Unhas Tamalanrea Makassar, Kamis (9/1/2025).
Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) Sahrianti Saad menjelaskan KKN Internasional membuka peluang bagi mahasiswa untuk memahami budaya negara tetangga.
Sehingga mereka tidak hanya mengaplikasikan ilmu pengetahuan, namun kian membuka wawasan dan memperkuat soft skills di era globalisasi saat ini.
Sahrianti menambahkan secara berkelanjutan Direktorat Transdiva terus memperluas kemitraan guna mendukung pelaksaan program KKN.
Sehingga, pelaksanaan kegiatan tidak hanya berpusat pada negara negara tetangga maupun asia.
Kedepan, upaya perluasan untuk pelaksanaan KKN internasional akan terus dilakukan Unhas.
“Kegiatan ini diikuti oleh 28 mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas di Unhas ini nantinya akan disebar di 8 lokasi sanggar belajar yang dikelola oleh Kedutaan RI di Kuala Lumpur. Kami mengharapkan, para peserta bisa mengemban amanah ini sebaik-baiknya dan tetap menjaga nama baik institusi dan almamater tercinta,” jelas Sahrianti.
28 Mahasiswa yang mengikuti program KKN Internasional di Malaysia dijadwalkan akan berangkat pada Sabtu (11/01/2025).
Selama sekitar 29 hari, para peserta akan melaksanakan berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan di delapan titik pengabdian.
Sementara, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswan Unhas, Prof Ruslin menjelaskan pelaksanaan
KKN pada dasarnya menjadi awal pembelajaran.
Sebagai mahasiswa, ia mengaku sebelum menjalankan fungsi dan perannya kepada masyarakat, terlebih dahulu diisi dengan proses keilmuan.
Untuk itu, proses belajar di negara tetangga ini baginya merupakan kesempatan besar bagi mahasiswa untuk mencari pengalaman secara global.
Prof Ruslin pun berpesan para mahasiswa Unhas untuk mampu menjadi contoh dan menjadi duta terbaik Unhas.
“Kalian adalah duta Unhas yang membawa misi pengabdian, inovasi, dan kolaborasi. Manfaatkan pengalaman ini untuk membangun jejaring dan memperkuat kompetensi diri,” jelas Prof Ruslin.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Potret-28-Mahasiswa-Unhas-akan-berangkan-KKN-di-Malaysia-selama-29-Hari.jpg)