Cuaca Sulsel
Waspada! BMKG Rilis 8 Daerah Curah Hujan Tinggi di Sulsel Awal Januari 2025
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV merilis peringatan dini curah hujan tinggi periode Dasarian I Januari 2025.
TRIBUN-TIMUR.COM- Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV merilis peringatan dini curah hujan tinggi periode Dasarian I Januari 2025.
Dalam rilis diterima Tribun-Timur.com ini, Rabu (1/1/2025), curah hujan waspada dan siaga akan terjadi di Kabupaten Barru, Bone, Gowa, Maros, Pangkep, Soppeng, Takalar dan Kota Makassar.
Prediksi hujan dengan tingkat waspada dan siaga ini berlangsung 1-10 Januari 2025.
| Kabupaten/Kota | Waspada (150-200 mm/ dasarian) |
Siaga (200-300 mm/ dasarian) |
Awas (>300mm/ dasarian) |
| Barru | Balusu | Barru, Pujananting, Taneteriaja, Taneterilau | |
| Bone | Bontocani, Tellulimpoe | ||
| Gowa | Bajeng, Barombong, Bontolempangan, Bontomarannu, Bungaya, Manuju, Pallangga, Sombaopu, Tombolopao | Biringkanaya, Panakkukang, Tamalanrea | |
| Maros | Camba | Bantimurung, Bontoa, Cenrana, Lau, Mandai, Maros Baru, Marusu, Moncongloe, Simbang, Tanralili, Tompobulu, Turikale | |
| Pangkajene Dan Kepulauan |
Balocci, Bungoro, Labakkang, Liukangtupabbiring Utara, Liukangtupabbiring, Mandalle, Marang, Minasatene, Pangkajene, Segeri, Tondong Tallasa |
||
| Soppeng | Lalabata | ||
| Takalar | Galesong Utara, Polombangkeng Utara | ||
BMKG pun memberikan rekomendasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan pertimbangan untuk melakukan langkah mitigasi dampak dari curah hujan di Sulsel.
Dampak La Nina
Saat ini ENSO berada pada kondisi La Nina Lemah (-0.84) dan diprediksi menuju kondisi La Nina hingga Mei 2025.
La Niña (pengucapan bahasa Spanyol: [la ˈniɲa]) merupakan fase dingin dari El Niño–Osilasi Selatan dan merupakan kebalikan dari fenomena El Niño.
Dampak utama dari fenomena La Niña terhadap wilayah Indonesia adalah peningkatan curah hujan di wilayah tengah dan timur Indonesia sebagai akibat dari menghangatnya suhu muka laut di wilayah perairan Indonesia.
Selain itu, fenomena ini dapat menyebabkan musim hujan yang lebih panjang atau tidak terjadi musim kemarau di wilayah Indonesia dan peningkatan curah hujan yang signifikan pada saat musim hujan berlangsung, sehingga bencana hidrometeorologi rawan terjadi di pelbagai wilayah Indonesia.
Sebanyak 18 wilayah Zona Musim yang memasuki Musim Hujan 2024/2025 meliputi Bantaeng, Barru, Sebagian Besar Bone, Sebagian Besar Enrekang, Gowa, Jeneponto, Luwu Timur, Bagian Utara Luwu Utara, Sebagian Besar Luwu, Kota Makassar, Maros, Palopo, Bagian Barat Bulukumba.
Selanjutnya adalah Kepulauan Selayar, Bagian Barat Sinjai, Pangkep, Pare – Pare, Pinrang, Bagian Barat Sidrap, Soppeng, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, Bagian Selatan Wajo.
Kemudian, dua wilayah Zona Musim yang masih mengalami Musim Hujan 2023/2024 meliputi Sebagian besar Sidrap, Bagian Selatan Enrekang, Bagian Utara Wajo dan Bagian Selatan Luwu.
Hidrometereologi
| 15 Kabupaten dan Kota di Sulsel Diprediksi Hujan Intensitas Sedang Selama Sepekan |
|
|---|
| Hujan Sering Guyur Sulsel di Sore Hari, BMKG Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Peringatan Cuaca BMKG 15-17 September! Waspada Banjir-Longsor di Enrekang, Luwu Utara, Toraja Utara |
|
|---|
| Sejumlah Wilayah Sulsel Potensi Hujan Ringan saat Lebaran Idul Adha |
|
|---|
| Hujan 5 Menit, Sejumlah Jalan di Sinjai Utara Langsung Tergenang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/curah-hujan-tinggi-sulsel-2025.jpg)