Profil Andi Tenri Abeng, Politisi Muda Gerindra Lolos DPRD Sulsel Berkat 'Bantuan' Ketua KPU Bone
Yusran Tajuddin terbukti memberikan instruksi kepada PPK untuk menambahkan 50 suara bagi Andi Tenri Abeng Salangketo.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Nama anggota DPRD Sulawesi Selatan, Andi Tenri Abeng Salangketo kembali menjadi sorotan publik.
Nama politisi muda Partai Gerindra ini kembali mencuri perhatian publik setelah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi Peringatan Keras Terakhir kepada Yusran Tajuddin.
DKPP juga merehabilitasi nama baik Ketua Bawaslu Bone, Alwi karena tidak terbukti melanggar kode etik dalam Pilkada 2024.
Kasus ini bermula dari dugaan pelanggaran kode etik Pemilu 2024.
Di mana Ketua KPU Bone, Yusran Tajuddin terbukti memberikan instruksi kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk menambahkan 50 suara bagi Andi Tenri Abeng Salangketo.
Meskipun tidak ada bukti bahwa suara tersebut benar-benar bergeser, DKPP menilai tindakan tersebut mencederai prinsip kejujuran, profesionalisme, dan akuntabilitas.
Andi Tenri adalah anggota DPRD Sulawesi Selatan periode 2024-2029.
Di DPRD Sulsel, Andi Tenri Abeng duduk di kursi Komisi D Bidang Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
Pada Pemilu 2024 lalu, Andi Tenri Abeng maju di Dapil VII (Bone) dengan raihan suara signifikan, 51.288 suara.
Kendati demikian, keberhasilannya kini diwarnai dengan kontroversi terkait pelanggaran kode etik Pemilu 2024 terhadap Ketua KPU Bone Yusran Tajuddin.
Latar Belakang dan Pendidikan
Lahir di Watampone, 22 Februari 2000, Andi Tenri Abeng adalah putri sulung dari pasangan Andi Islamuddin, mantan Sekretaris Daerah sekaligus eks Pj Bupati Bone.
Sementara sang ibunya, Hj Kurniati, Kepala UPT Pendapatan Wilayah Bone Bapenda Sulsel.
Andi Tenri menempuh pendidikan dasar di SD Inpres Antang 1 Makassar, melanjutkan ke SMP Negeri 1 Watampone, dan menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Negeri 2 Watampone.
Ia kemudian meraih gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar pada 2021.
| DPRD Sulsel Segera Lantik Politisi PKS Haris Abdurrahman, Cicu: Tunggu SK Kemendagri |
|
|---|
| 1.163 Guru PPPK Sulsel Terancam Kehilangan Pekerjaan |
|
|---|
| DPRD Sulsel Soroti Rest Area Pemprov Terbengkalai, Anggarannya Hampir Rp 1 Miliar |
|
|---|
| Anwar Faruq Rombak Formasi Fraksi PKS di DPRD Sulsel, Yeni Rahman 'Dicopot' Jabat Sekretaris |
|
|---|
| Anggota Dewan Minta Gubernur Andi Sudirman Tegur Kepala OPD Doyan Mangkir Rapat DPRD Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Sulawesi-Selatan-Andi-Tenri-Abeng-Salangketo.jpg)