Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

6,6 Juta Pohon Ditanam di Sulsel Sepanjang 2024

Penanaman pohon ini dimulai pada awal 2024 hingga akhir tahun ini, tersebar di 10.750 hektare (ha) di seluruh wilayah Sulsel. .

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
IST
Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh saat menanam pohon pertama kali di Kantor Gubernur Sulsel pada Mei lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Perubahan iklim menjadi isu hangat saat ini. Bencana hidrometeorologi terus mengancam Sulsel setiap tahunnya. 

Pembangunan infrastruktur pun harus sejalan dengan pengembangan dan pemulihan lingkungan alam.

Selama 2024, jutaan pohon ditanam Pemprov Sulsel melalui Gerakan Sulsel Menanam.

"Total semuanya sebanyak 6.695.923 batang pohon," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Andi Hasbi di Makassar dalam keterangannya pada Sabtu (28/12/2024).

Penanaman pohon ini dimulai pada awal 2024 hingga akhir tahun ini, tersebar di 10.750 hektare (ha) di seluruh wilayah Sulsel. 

Lima pihak terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini, antara lain Pemprov Sulsel, BPDAS Jeneberang, BPTH Unit II Makassar, PT Vale, dan penanaman kolaboratif dalam rangka Hari Bumi.

Sumber dana penanaman pohon berasal dari berbagai sumber, mulai dari APBD Provinsi Sulsel, APBD kabupaten/kota, APBN, hingga kerja sama dengan pihak swasta.

"Akselerasi penanaman pohon ini tak lepas dari dorongan dan arahan dari Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan," ujar Andi Hasbi.

Dalam berbagai kesempatan, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh meminta agar seluruh pihak yang dimotori DLHK Sulsel memperbanyak penanaman pohon

Hal ini penting sebagai bagian dari upaya perbaikan lingkungan dan pencegahan bencana.

Gerakan tanam pohon memang menjadi fokus Prof Zudan sejak hari pertama memimpin Sulsel pada Mei 2024 lalu. 

Setelah pelantikan, usai menjadi Inspektur Upacara pada Hari Kebangkitan Nasional (HKN), Prof Zudan langsung menanam pohon di Kantor Gubernur Sulsel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN).

Prof Zudan Arif juga menginstruksikan agar Gerakan Sulsel Menanam dilaksanakan lebih massif. 

"Sulawesi Selatan mulai tahun depan akan menerapkan ekonomi biru dan hijau dalam RPJM. Salah satu syaratnya adalah lestarinya lingkungan," kata Prof Zudan saat menanam pohon pertama di Kantor Gubernur Sulsel.

Prof Zudan menambahkan, penanaman pohon bisa digelar masif, mengingat potensi rumah tangga di Sulsel. 

"Jika setiap rumah tangga menanam satu pohon, kita bisa menanam 2,9 juta pohon setiap bulan," jelasnya.

Pada 2024, Sulsel berhasil menanam hingga 6 juta pohon. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved