Sampah Menumpuk Setinggi Pagar Sekolah di Enrekang, Warga: Kita Tiap Bulan Bayar Iuran Rp25 Ribu
Beberapa pengendara roda dua yang melintas menutup hidungnya karena bau menyengat sampah.
Penulis: Muhammad Nur Alqadri Sirajuddin | Editor: Sudirman
TRIBUNTIMUR.COM, ENREKANG - Sampah menumpuk setinggi pagar SMPN 3 ALLA di Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Sulsel, Senin (16/12/2024).
Sampah itu terbungkus karung dan plastik di tepi Jl Poros Enrekang -Toraja.
Kebanyakan sampah rumahan seperti popok bayi, sayur busuk dan sisa makanan.
Beberapa pengendara roda dua yang melintas menutup hidungnya karena bau sampah menyengat.
Mirisnya, hampir setiap rumah di Kecamatan Alla sampahnya juga menumpuk di depan rumah.
Baca juga: Modal Rp 5 Juta, Mahasiswa Enrekang Jadi Petani Sayur Kubis, Hasil Panen Mengejutkan
Salah satu penjual minuman dingin di tepi jalan poros itu, Tiara (33) mengaku sampahnya tak diangkut sudah sebulan lebih sejak November hingga Desember.
Parahnya disaat terjadi hujan, sampahnya masuk hingga ke dalam rumah.
"Kalau hujan lebat, sampahnya masuk kedalam rumah yang dibawah aliran air, karena ini dekat jalan dan rumah agak dibawah, jadi sampah masuk kedalam rumah," ujar Tiara yang ditemui langsung di kedainya.
Untuk tarif retribusi pengangkutan sampah, Tiara setiap bulan membayar Rp 25 Ribu/rumah.
Kemudian untuk jadwal pengangkutan sampah dilakukan setiap dua kali seminggu yakni Selasa dan Jumat.
"Tapi ini sudah lama tidak diangkut lagi," keluh Tiara.
Ia kemudian berharap agar sampah yang menumpuk itu dapat diangkut segera oleh Dinas terkait.
Alasannya, jika sampah tidak diangkut segera, aktivitas warga akan terganggu karena bau yang menyengat dan bisa jadi sumber penyakit.
Terlebih sebagai penjual minuman, Tiara mengatakan pembeli akan terganggu karena sampah yang menumpuk.
Ia juga mengungkapkan tak membakar sampah tersebut karena sering terjadi hujan.
"Inikan banyak sekali (Sampah) kemudian kalau dibakar basah juga," jawab Tiara saat ditanya wartawan.
Paket 6 Perbaikan Jalan Luwu Raya - Tana Toraja 100 Kilometer |
![]() |
---|
RT/RW Rappocini Wajib Kelola Bank Sampah, Camat: Sampah Bisa Ditukar Beras |
![]() |
---|
DLH Makassar Usul Rp20 M untuk Armada Sampah di APBD Perubahan |
![]() |
---|
64 PPPK Pengguna SK Fiktif di Enrekang Batal Dipecat, Kontrak Diperpanjang |
![]() |
---|
Mahasiswa Asal Toraja Ditemukan Tewas Gantung Diri di Makassar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.