Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rincian Dana Transfer APBN 2025: Pemprov Sulsel Rp 4 T, Makassar dan Bone Dapat Rp2 Triliun

Total anggaran 52,44 T dialokasikan dari APBN ke Sulsel. Rinciannya Pagu Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar 19,64 T atau turun 14,49 persen.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-Timur.com
Penyaluran  Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 di Ruang Rapim, Kantor Gubernur Sulsel pada Senin (16/12/2024) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sudah dibagikan ke Sulsel.

Total anggaran 52,44 T dialokasikan dari APBN ke Sulsel.

Rinciannya Pagu Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar 19,64 T atau turun 14,49 persen.

BPP dikelola 746 satuan kerja dari 38 Kementerian/lembaga di Sulsel.

Ada juga alokasi Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar 32,80 T atau naik 3,2 persen dibanding 2024.

Alokasi TKD diberikan ke Provinsi Sulsel dan 24 Kabupaten/kota.

"Total Uang dari pusat untuk seluruh Sulsel sekitar 52 Triliun. Dana Transfer per kabupaten/kota variatif. Per Kementerian/Lembaga juga variatif. Ada BNN, Polda, Kemenag, BKKBN. Jadi 52 Triliun untuk semua Lembaga pusat dan daerah," kata Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulsel pada Senin (16/12/2024).

"Contoh untuk Sulsel Rp 4,9 Triliun, Gowa besar 1,6 Triliun. Ada juga Kabupaten 900 Miliar," kata Prof Zudan.

Dari tingkat Kabupaten/Kota, Makassar mendapat alokasi dana transfer tertinggi sebanyak Rp 2,46 Triliun.

Lalu Kabupaten Bone mendapat alokasi Rp 2,23 Triliun.

Beberapa daerah mendapat alokasi dana transfer lebih sedikit. Diantaranya ada Tana Toraja sekitar Rp 900an Miliar.

Lalu Kabupaten Barru sekitar Rp 700an Miliar, Parepare juga hanya Rp 600an Miliar.

Prof Zudan mengaku anggaran tersebut harus dioptimalkan untuk masyarakat.

Bahkan harus dibuatkan program yang menyasar masyarakat secara langsung.

"Itu bisa dioperasionalkan efektif. Di programkan kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Ikuti arahan presiden Kegiatan langsung bisa dirasakan masyarakat," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved