Apa Itu Campak? IDI Sukoharjo Ungkap Gejala dan Cara Mengatasinya
Campak merupakan sebuah penyakit infeksi virus yang sangat menular, terutama di kalangan anak-anak.
Kondisi mata merah ditandai dengan munculnya warna kemerahan yang menyerupai pembuluh darah atau bercak pada bagian putih mata. Seseorang yang mengalami penyakit campak akan merasakan sensitif pada cahaya dan mata terlihat merah.
3. Terdapat bintik koplik
Bintik koplik adalah bercak kecil berwarna putih atau biru keabu-abuan yang muncul pada bagian dalam pipi sebagai tanda awal penyakit campak.
Penderita campak memiliki ciri-ciri seperti bintik-bintik kecil berwarna putih dengan pusat biru-putih di dalam mulut, biasanya muncul sebelum ruam.
4. Kelelahan disertai diare
Gejala terakhir dari campak adalah kelelahan yang disertai dengan diare. Gejala biasanya berlangsung selama empat hingga tujuh hari sebelum mereda, tetapi dapat bervariasi tergantung pada daya tahan tubuh seseorang dan adanya komplikasi.
Apa saja obat yang direkomendasikan untuk penderita campak?
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Sukoharjo memberikan beberapa rekomendasi obat untuk penderita penyakit ini.
Campak dapat berdampak buruk apabila terus dibiarkan. Obat yang direkomendasikan meliputi:
1. Obat Paracetamol
Paracetamol adalah obat terbaik untuk menurunkan panas karena campak dapat menyebabkan demam tinggi. Zat dalam paracetamol meredakan demam dan nyeri yang seringkali menyertai campak.
2. Ibuprofen
Ibuprofen adalah obat lain yang berfungsi sebagai penurun demam dan nyeri. Obat ini dapat diberikan kepada anak usia 1–12 tahun tiga kali sehari setelah makan.
3. Tempra Drops
Tempra Drops adalah obat yang mengandung paracetamol, yang berfungsi sebagai antipiretik untuk menurunkan suhu tubuh dan analgesik untuk mengurangi rasa sakit.
Obat ini juga dapat digunakan untuk mengurangi demam dan nyeri yang disebabkan oleh penyakit campak.
Penggunaan obat-obatan ini sebaiknya dilakukan sesuai dengan dosis yang dianjurkan pada kemasan atau berdasarkan rekomendasi dokter.
Penting untuk memantau gejala dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika kondisi tidak kunjung membaik.(*)
46 Daerah KLB Campak, Termasuk Maros Sulsel |
![]() |
---|
Kenali Penyebab Varikokel Pada Pria, IDI Indramayu Bagikan Informasi Pengobatan |
![]() |
---|
Kenali Penyebab Mastitis, IDI Bandung Barat Berikan Informasi Pengobatan yang Tepat |
![]() |
---|
IDI Dompu Ungkap Penyebab Cedera Saraf Tulang Belakang dan Solusi Pengobatan |
![]() |
---|
Sulit Buang Air Kecil? Begini Penjelasan IDI Dompu |
![]() |
---|