Headline Tribun Timur
800 Demo Setahun di Makassar
Makassar tercatat paling sering dilanda aksi unjuk rasa dengan melibatkan ribuan orang per tahunnya.
Di lokasi, tampak sejumlah pengendara motor yang berhenti di pinggir jalan. Mereka berhenti untuk menggunakan mantel karena hujan.
Mereka menggelar demo menyoroti kasus pelecehan seksual di perguruan tinggi di depan kampus UIN Alauddin Makassar, Jl Sultan Alauddin Makassar sekitar pukul 17.00 Wita.
Massa mendesak pihak kampus untuk bertindak tegas terhadap pelaku pelecehan.
"Saya sampaikan, kita mau menyuarakan tentang tindakan-tindakan yang melecehkan perempuan di salah satu kampus ternama di Makassar. Kami ada untuk menyampaikan demokrasi kawan-kawan," kata orator dalam aksinya.
Dalam aksinya, massa sempat membakar ban. Mobil truk kontainer sempat ditahan di jalan sehingga menutup satu lajur Jalan Sultan Alauddin menuju Jalan AP Pettarani.
Prof Zudan Prihatin
Penjabat (Pj) Gubernur Zudan mengaku cukup prihatin dengan banyaknya aksi unjuk rasa di Sulsel.
Pasalnya jalur unjuk rasa masih lebih banyak dipilih dibandingkan dialog.
"Kami mengajak kelompok masyarakat lebih kedepankan dialog," kata Prof Zudan saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel pada Senin (9/12/2024) sore.
Prof Zudan menilai aksi demo memang kerap menyuarakan keluhan masyarakat.
Hanya saja, penyampaian aspirasi melalui unjuk rasa dinilai kurang tepat.
Sebab ada kelompok masyarakat lainnya yang terganggu aktivitasnya imbas aksi demo.
"Kalau bisa demo itu dikurangi karena demo ingin memperjuangkan HAM tapi mengganggu kelompok yang melintas di jalan raya. Mari kedepankan dialog," katanya.
Lebih jauh, aktivitas perekonomian pun bisa terdampak dari aksi demo.
Apalagi demo dari kelompok masyarakat atau mahasiswa yang menutup akses jalan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.