Headline Tribun Timur
800 Demo Setahun di Makassar
Makassar tercatat paling sering dilanda aksi unjuk rasa dengan melibatkan ribuan orang per tahunnya.
Terutama karena dapat berdampak pada iklim investasi dan perekonomian di Sulsel.
"Hingga saat ini tercatat 800 aksi demo di Sulsel. Saya konfirmasi ke provinsi lain, tidak sebanyak di Sulsel," ujar Cicu.
"Hampir setiap hari 1-2 kali demo baik di instansi, pemerintahan, swasta yang dilakukan aktivis, LSM, yang mengakibatkan iklim ekonomi, investasi mempengaruhi," tambahnya.
Cicu memandang, meskipun demonstrasi merupakan bagian dari hak berdemokrasi.
Tingginya frekuensi aksi tersebut perlu dikelola dengan baik agar tidak mengganggu stabilitas sosial dan ekonomi daerah.
Politisi Partai Nasdem itu juga menilai bahwa demonstrasi yang berlarut-larut bisa menghambat pertumbuhan ekonomi.
Hal ini juga menciptakan ketidakpastian yang berdampak pada investor.
Cicu berharap, ke depan, masyarakat Sulsel dapat lebih bijak dalam memilih saluran untuk menyampaikan aspirasi.
Sehingga aksi demonstrasi tidak mengganggu kelancaran aktivitas ekonomi.
"Jadi perlu disampaikan secara santun, tidak mengganggu arus kendaraan dan peran kita mencari wadah agar pesan yang disampaikan tepat," tandasnya.
Demo Pelecehan Seksual
Selasa kemarin, puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus satu UIN Alauddin, Jl Sultan Alauddin, Makassar.
Pantauan di lokasi, Selasa (10/12) sekitar pukul 18.15 Wita, massa membubarkan diri dengan tertib. Massa turun dari mobil truk kontainer yang sempat ditahan dan dijadikan panggung orasi.
Aparat kepolisian tampak mengarahkan mahasiswa agar bubar. Personel juga mengatur arus lalu lintas agar bisa kembali lancar.
Kemacetan sempat terjadi dari arah Jl AP Pettarani-Jl Sultan Alauddin, maupun sebaliknya. Massa bubar saat hujan mengguyur lokasi demo.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.