Profil Agung Laksono, Mantan Ketua DPR Dipolisikan Jusuf Kalla
Jusuf Kalla (JK) melaporkan Agung ke polisi karena manuver pendongkelan posisi Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).
Riwayat Hidup
Setelah menamatkan pendidikan dasar dan menengahnya di SMA Negeri 4 Medan, ia melanjutkan studi di Universitas Kristen Indonesia di Fakultas Kedokteran dan lulus pada tahun 1972.
Periode 1983–1986, ia menjabat Ketua Umum BPP HIPMI dan Ketua Umum DPP AMPI (1984–1989). Periode 1990–1995, ia menjabat Sekretaris Jenderal PPK Kosgoro dan Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 (sejak tahun 2000).
Periode 1993–1998, ia menjabat Direktur Utama PT Cakrawala Andalas Televisi (antv) dan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Pembangunan VII (1998) di bawah Presiden Soeharto.
Agung Laksono kembali menjabat pada periode 1998–1999 di Kabinet Reformasi Pembangunan.
1999–2004, ia menjabat sebagai anggota DPR RI. Ia kemudian menggantikan jabatan Akbar Tandjung sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat.
Pada 7 Desember 2012, ia ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas Menteri Pemuda dan Olahraga menggantikan Andi Mallarangeng.
Andi mengajukan pengunduran diri secara lisan maupun tertulis sebagai Menpora setelah dicegah berpergian ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sarana olahraga Hambalang di Bogor, Jawa Barat.
Pada tanggal 11 Januari 2013 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Roy Suryo sebagai Menpora baru.
Pada tanggal 28 Mei 2014, ia juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Menteri Agama oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggantikan Suryadharma Ali yang resmi mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dugaan korupsi dana haji.
Tugasnya sebagai Plt. Menteri Agama digantikan oleh Lukman Hakim Saifuddin yang resmi dilantik oleh Presiden pada tanggal 9 Juni 2014.
Pada 13 Desember 2019, Presiden Joko Widodo menunjuk Agung Laksono dan 8 lainnya untuk menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode 2019–2024 dengan Wiranto sebagai ketuanya.
Saat ini, Agung Laksono juga menjabat Direktur Utama Magentic Network dan Sinar Harapan.
Agung Laksono Dipolisikan JK
Diberitakan sebelumnya, Jusuf Kalla (JK) melaporkan Agung ke polisi karena manuver pendongkelan posisi Ketua PMI.
| Pesan Damai Gilbert Lumoindong: Hentikan Emosi, Utamakan Dialog MUI dan PGI |
|
|---|
| UMI Pasang Badan Bela JK Usai Dipolisikan Video Viral 'Mati Syahid', Rektor: Beliau Negarawan Utuh |
|
|---|
| Merespon Pidato Jusuf Kalla: Tidak Ada Mati Syahid dalam Wilayah NKRI |
|
|---|
| Tuhan Orang Islam dan Kristen di Ambon Sudah Mati |
|
|---|
| Kesaksian Jufri Rahman saat Jusuf Kalla Damaikan Konflik Poso-Ambon di Malino |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Profil-Agung-Laksono-Mantan-Ketua-DPR-Dipolisikan-Jusuf-Kalla.jpg)