Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Makassar

Cuaca Ekstrem di Makassar, Atap Rumah Warga Biring Romang Terbang Diterjang Angin

Cuaca ekstrem terjang Makassar, atap rumah warga Biring Romang terbang diterjang angin kencang. Warga diminta waspada.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sukmawati Ibrahim
ist
Hujan deras disertai angin kencang menghantam Makassar pada dini hari, menyebabkan atap rumah warga Biring Romang terbang sejauh 400 meter. Warga diminta berhati-hati dan waspada menghadapi cuaca ekstrem. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dampak cuaca ekstrem mulai dirasakan oleh masyarakat Kota Makassar.

Selain banjir, atap rumah warga di Biring Romang, Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea juga diterbangkan angin.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengatakan kejadian terjadi pada Selasa (10/12/2024) pukul 03.00 WITA dini hari, saat sebagian besar warga terlelap.

"Hujan deras disertai angin yang sangat kencang menyebabkan atap rumah terbang sejauh 400 meter dan mengenai rumah warga," kata Achmad Hendra Hakamuddin dalam laporannya.

Syukurnya, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.

Namun, ia mengingatkan warga untuk tetap berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem saat ini.

"Untuk menghindari bahaya, tetap di rumah, perhatikan listrik dan konstruksi rumah, serta jika berpotensi banjir, segera melapor dan evakuasi diri," harapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Mulai Genangi Makassar, 13 Warga Manggala Diungsikan ke Masjid

 Banjir Mulai Genangi Pemukiman Warga

Sebelumnya diberitakan, sejumlah titik di Kota Makassar mengalami genangan hingga banjir. Banjir disebabkan oleh hujan yang terjadi sejak Senin (9/12/2024) malam hingga Selasa (10/12/2024) pagi ini.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengakui adanya genangan hingga banjir di beberapa titik di Makassar, salah satunya di Jl. Adhyaksa Lr 5 dan 3 Rw 2 Rt 3, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang.

Kondisi ketinggian air di titik tersebut mencapai 100 cm - 130 cm. Adapun korban terdampak banjir sebanyak 67 rumah dari 158 KK dengan 731 jiwa.

Seluruh personel BPBD Makassar terus memantau perkembangan di lapangan, terutama di titik-titik yang rawan banjir.

Di Kecamatan Manggala, sebanyak 13 orang sudah dievakuasi ke tempat pengungsian di Masjid Jabal Nur, Jl. Biola 18 Blok 10, Kelurahan Manggala. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved