Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Akpol 1996

Kehebatan Budhi Herdi Jenderal Baru Polri Pernah Dicopot Kasus Ferdy Sambo

Kehebatan Budhi Herdi Jenderal Baru Polri Pernah Dicopot Kasus Ferdy Sambo, kini jenderal bintang satu

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Kompas TV
Kombes Budhi Herdi Susianto saat menjabat Kapolres Jakarta Selatan. Ketika itu menyebut pihak kepolisian belum menemukan alat bukti lantaran CCTV rumah Ferdy Sambo rusak. Ia kemudian dicopot dari jabatannya terkait kasus pembunuhan yang diotaki Ferdy Sambo cs. 

Jabatan itu diembannya hingga 2016.

Setelahnya, Budhi Herdi kembali ditugaskan di SSDM Polri dalam rentang 2016 hingga 2019.

Budhi Herdi Susianto menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan ketika peristiwa pembunuhan Brigadir Yosua pertama kali diumumkan pada 11 Juli 2022 lalu.

Saat melakukan konferensi pers, Budhi menyatakan bahwa Brigadir Yosua tewas akibat baku tembak dengan Bharada Richard Eliezer, yang dipicu oleh dugaan pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Budhi menjelaskan, "Putri Candrawathi terbangun dan menegur. Bharada Eliezer datang setelah mendengar teriakan, dan baku tembak pun terjadi." 

Ia menambahkan bahwa Bharada Eliezer menembak Brigadir Yosua sebanyak lima kali, sementara tembakan Brigadir Yosua hanya mengenai tembok.

Budhi mengungkapkan Putri Candrawathi lalu berteriak dan membuat Bharada Eliezer datang menghampiri suara dari salah satu kamar di rumah dinas Ferdy Sambo.

Hal ini pun membuat Brigadir Yosua dan Bharada Eliezer terlibat baku tembak.

Bharada E, kata Budhi, menembak Brigadir Yosua sebanyak lima kali.

Sedangkan tembakan Brigadir Yosua disebutnya hanya terkena tembok.

"Tembakan (Brigadir J) tidak mengenai saudara E, hanya mengenai tembok," tutur Budhi.

Tak hanya itu, Budhi juga menjelaskan soal CCTV yang disebutnya rusak hingga tidak dapat merekam detik-detik baku tembak antaran Brigadir Yosua dan Bharada Eliezer.

Namun, pernyataan Budhi kemudian terbukti sebagai bagian dari skenario Ferdy Sambo.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa Brigadir Yosua sebenarnya ditembak atas perintah Ferdy Sambo.

Setelah adanya keraguan dari pihak keluarga Brigadir Yosua, Mabes Polri mengambil alih kasus ini.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved