Stadion Sudiang hanya PHP? Pemkot Makassar Tetap Anggarkan Rp100 M Akses ke Markas PSM Makassar
Pemerintah Provinsi juga belum menyerahkan atau menghibahkan lahan jalan tersebut kepada Pemkot Makassar.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tetap mengalokasikan anggaran pembangunan akses menuju stadion Sudiang.
Pada 2024 lalu, Pemkot Makassar juga menyiapkan dana untuk proyek markas PSM Makassar.
Hanya saja, anggaran tersebut tidak terserap karena tidak ada kejelasan pembangunan stadion.
Pemerintah Provinsi juga belum menyerahkan atau menghibahkan lahan jalan tersebut kepada Pemkot Makassar.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda mengatakan, anggaran sebelumnya terpaksa menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa).
Adapun dana yang disiapkan dalam APBD Pokok 2025 sebesar Rp100 miliar.
"Tahun ini kita siapkan di APBD Perubahan 2024, karena tidak terserap maka menjadi silpa. Tahun depan kita kembali siapkan," ucap Andi Zulkifli Nanda via telepon whatsapp, Minggu (1/12/2024).
Meski belum ada kepastian dari pemerintah pusat, namun Pemkot Makassar tetap berjaga-jaga dengan menyiapkan anggaran untuk mendukung pembangunan stadion di Sulsel.
Ini menjadi bentuk keseriusan Pemkot Makassar dalam mendukung hadirnya sarana olahraga memadai yang dinantikan masyarakat.
"Kita tetap anggarkan (pengadaan jalan) kalau mekanismenya sudah bisa kita jalankan, kita siap," tuturnya.
Ada dua opsi dalam rencana pengadaan akses stadion.
Pertama, memberikan bantuan anggaran khusus kepada Pemprov Sulsel untuk melaksanakan pembangunan jalan hingga drainase.
Opsi kedua ialah menyerahkan atau melakukan hibah lahan tersebut kepada Pemkot Makassar, nantinya mulai dari perencanaan hingga pengerjaan akan dijalankan langsung oleh Dinas PU Kota Makassar.
"Hasil dari koordinasi kami dengan kementerian dalam negeri disarankan menggunakan bantuan keuangan khusus. Mekanismenya ada dua, hibah lahan atau bantuan keuangan khusus ke pemprov," ungkapnya.
Seperti diketahui, selain kendala anggaran, segala perizinan yang menyangkut pembangunan stadion Sudiang juga belum selesai.
Mulai dari izin kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKPR), izin dampak lingkungan (amdal) hingga izin analisis dampak lalu lintas (andalalin).
"Perizinan butuh waktu 3 bulan sehingga prediksi kami pembangunan (stadion) mulai tahun depan," ujarnya.
Janji Gibran
Harapan untuk memiliki stadion berstandar internasional selalu menjadi impian pecinta bola di Makassar, bahkan Sulawesi Selatan.
Asa ini muncul saat Presiden sebelumnya, Joko Widodo, mengumumkan janji pembangunan Stadion Sudiang.
Waktu berjalan, Pemerintah Provinsi Sulsel terus berupaya mengumpulkan berkas dan memenuhi persyaratan administrasi.
Selama 9 bulan, harapan ini terus dijaga oleh warga Makassar, sambil terus berharap janji itu tidak hanya sekadar janji.
Namun, setelah pergantian pemerintahan, dengan Joko Widodo turun takhta dan Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden, kekhawatiran muncul.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan daftar programnya, dan Stadion Sudiang tidak masuk dalam program tersebut.
Lagi-lagi, kekecewaan dirasakan warga Kota Makassar dan Sulsel.
Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Prof. Zudan Arif Fakrulloh berkali-kali menyampaikan bahwa ia tak akan berhenti memperjuangkan proyek stadion ini.
Koordinasi dengan pemerintah pusat terus dijalin untuk memastikan Stadion Sudiang mendapat perhatian dalam program pembangunan.
Akhirnya, dewi fortuna berpihak. Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka terbang ke Sulsel untuk melakukan kunjungan kerja selama dua hari, Rabu-Kamis (13-14/11/2024).
Gibran memiliki agenda di Maros, Tana Toraja, Toraja Utara, hingga Makassar.
Dua hari ini dimanfaatkan oleh Prof. Zudan untuk membicarakan proyek Stadion Sudiang bersama Gibran.
Di sela perjalanan di Toraja, Prof. Zudan membuka pembicaraan mengenai Stadion Sudiang.
Prof. Zudan menceritakan kembali janji Presiden Joko Widodo, yang juga ayah Gibran, untuk membangun stadion tersebut.
Gibran merespons positif.
"Saya sudah melaporkan ke beliau waktu perjalanan ke Tana Toraja dan Toraja Utara bahwa saya minta dibantu pembangunan stadion. Beliau baca koran, lihat masalah Sudiang. Di koran kan ditulis dulu pernah disampaikan Pak Jokowi akan dibangunkan Stadion Sudiang. Beliau menyambut baik, positif. Kita coba dipusat," kata Prof. Zudan di Rujab Gubernur Sulsel pada Kamis (14/11/2024).
Kabar gembira ini disambut baik oleh Prof. Zudan Arif Fakrulloh dan masyarakat Sulsel.(*)
Makassar
Stadion Sudiang
Gibran Rakabuming Raka
Andi Zulkifli Nanda
Joko Widodo
Prabowo Subianto
PSM Makassar
Makassar Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis |
![]() |
---|
SAKSI KATA: Pengakuan Dosen UNM Dr QDB Soal Dugaan Pelecehan 'Sakit Hati Saya Sudah Terakumulasi' |
![]() |
---|
Daftar Lengkap Kelas Modifikasi di Honda Modif Contest 2025 Makassar |
![]() |
---|
Jaringan Mitra Halal yang Berkelanjutan |
![]() |
---|
Nama Muh Ilham Disebut dalam Pledoi Annar, Bantah Terlibat Permintaan Uang Rp5 Milliar ke Terdakwa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.