Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Politeknik LP3I Makassar Cetak 178 Lulusan Baru, 50 Persen Bekerja Sebelum Wisuda

Direktur Politeknik LP3I Makassar, Fiviyanti Hasyim, menyebut bahwa 50 persen wisudawan telah bekerja.

Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Wisudawan Politeknik LP3I Makassar membacakan janji wisudawan pada wisuda 2024 Hotel Claro Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (29/10/2024). Politeknik LP3I Makassar berhasil mencetak 178 lulusan baru, dan 50 persen diantaranya telah bekerja sebelum wisuda. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Politeknik LP3I Makassar (POLIMAK) mencetak 178 lulusan baru pada wisuda 2024 di Hotel Claro Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa (29/10/2024).

Para wisudawan berasal dari Akuntansi Keuangan Publik D4, Bisnis Digital D4, Administrasi Bisnis D3, Administrasi Keuangan D3, Administrasi Perkantoran D3, Manajemen Informatika D3, dan Administrasi Perpajakan D3.

Direktur Politeknik LP3I Makassar, Fiviyanti Hasyim, menyebut bahwa 50 persen wisudawan telah bekerja.

“Mereka (wisudawan) telah bekerja di berbagai perusahaan, baik BUMN, sektor swasta maupun berwirausaha sebelum wisuda,” sebutnya, dalam sambutan.

Fiviyanti menjelaskan, wisudawan Politeknik LP3I Makassar diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang solid.

Tetapi juga memiliki kemapanan interpersonal, problem-solving, dan kreativitas yang diperlukan di dunia profesional.

Ia pun mengaku percaya, dengan modal ilmu dan keterampilan yang didapatkan di kampus, lulusan bisa berkontribusi secara signifikan dalam dunia kerja.

“Saya berharap seluruh alumni dapat terus mengembangkan diri dan beradaptasi dengan perubahan zaman,” jelasnya.

Ketua Yayasan Global Mandiri Utama, Dr Ir H R Andy Oetario Putro, mengatakan bahwa wisuda menjadi pertanda memasuki kehidupan nyata yang penuh tantangan.

Olehnya, kata dia, para lulusan diminta untuk terus mengembangkan diri melalui proses belajar.

“Saya selaku ketua yayasan menyampaikan selamat, sekaligus ingin mengingatkan bahwa janganlah pernah berhenti untuk terus mengembangkan diri di dunia nyata,” kata Andy Oetario Putro.

Ia menambahkan, Indonesia Emas 2045 membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berwawasan global.

Hal itu diperlukan untuk memenangkan dunia usaha dan dunia industri serta wirausaha.

“Lulusan harus siap dengan perubahan yg sedemikian cepat bukan saja mengusai hard skill namun lebih utamanya kemampuan soft skill,” tambahnya. 

Kepala Kampus LP3I Tamalanrea, Awaluddin menyebut bahwa dalam kurikulum diberikan materi hard skill dan soft skill.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved