Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran di Jalan Laiya

Marah Istri Selingkuh, Rijal Bakar Sampah Sebabkan 33 Rumah Ludes di Jalan Laiya Makassar

Pelaku ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel yang dipimpin Kompol Benny Pornika saat berada di rumahnya, Selasa (29/10/2024) dini hari.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM
Muh Rijal (kanan) pelaku pembakaran sampah memicu kebakaran 33 rumah di Jl Laiya, Kelurahan Ga'dong, Kecamatan Bontoala, Makassar, ditangkap Resmob Polda Sulsel, Selasa (29/10/2024) malam. 

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kebakaran yang menghanguskan 33 rumah di Jl Laiya, Kelurahan Ga'dong, Kecamatan Bontoala, Makassar, ternyata ada unsur kesengajaan.

Pelakunya, Muh Rijal (36), warga Jl Muh Yamin 6, Kecamatan Makassar, Kota Makassar.

Ia ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel yang dipimpin Kompol Benny Pornika saat berada di rumahnya, Selasa (29/10/2024) dini hari.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel, Kombes Pol Jamaluddin Farti mengatakan, Muh Rijal ditangkap setelah membakar sampah lalu meninggalkannya begitu saja.

Ia sengaja membakar sampah karena cemburu dengan sang istri yang dikabarkan selingkuh dengan pria lain.

"Untuk sementara, pengakuan yang bersangkutan dari terduga pelaku ini mengaku sendiri. Berawal dari perselingkuhan istrinya oleh seorang laki laki," terang Jamaluddin Farti ditemui di Posko Resmob Polda Sulsel.

Perselingkuhan itu, lanjut Jamal, menyeruak saat pelaku Muh Rijal Pidah ranjang selama tiga pekan terakhir.

"Dia berusaha datang ke rumahnya pada malam, kejadian di rumah mertuanya dan dia akan menemui anaknya, katanya sedang sakit," ujar Jamal.

Namun, upayanya menemui sang anak di malam hari itu, tidak terwujud setelah menunggu di luar rumah.

"Setelah itu, yang bersangkutan pulang lagi ke rumahnya, kemudian jam 3 pagi datang lagi ke situ mau ketemu lagi (anaknya)," ungkap Jamal.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Hanguskan 33 Rumah di Jl Laiya Makassar, 211 Jiwa Terdampak

Dinas Sosial Kota Makassar mengunjungi lokasi kebakaran di Jl Laiya RT 03 dan 04, dan RW 04, Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala, Senin (28/10/2024).
Dinas Sosial Kota Makassar mengunjungi lokasi kebakaran di Jl Laiya RT 03 dan 04, dan RW 04, Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala, Senin (28/10/2024). (TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH)

Namun, lagi-lagi, Rijal mengaku tidak dapat menemui anaknya yang dikabarkan sakit di dalam rumah sang mertua.

Rijal, lanjut Jamal, pun mencari ide untuk memancing pria yang diduga selingkuhan istrinya itu, agar keluar rumah.

Ia lalu membakar sampah yang ada di dekat tangga kayu rumah sang mertua.

"Dia berusaha memancing si laki laki ini kemudian membakar sampah di luar, kebetulan itu ada sampah di dekat tangga kayu," ungkap Jamal.

Rijal baru sadar, sampah yang dibakar memicu kebakaran hebat, kata Jamal, keesokan harinya.

"Ketika dia bakar kemudian berasap dia tinggal pergi di sekitar lokasi yang ada puluhan rumah warga itu," terang Jamal.

"Kemudian dia tidak tau lagi setelah dia pulang. Keesokan harinya, siang, dia dapat kabar kebakaran rumah warga," sambungnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Rijal kini diserahkan ke Polsek Bontoala untuk proses hukum lebih lanjut.

211 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Sejumlah warga korban kebakaran di Jl Laiya, Kelurahan Ga'dong, Kecamatan Bontoala, Makassar, mengais sisa-sisa kebakaran yang menghanguskan rumahnya, Senin (28/10/2024) siang.

Pantauan di lokasi, beberapa warga masih mencari barang berharga di puing-puing reruntuhan rumah yang dilahap si jago merah.

Beberapa lainnya, mengungsi di emperan kios yang tidak jauh dari Pasar Sentral, Makassar tersebut.

Salah satu warga di kawasan pemukiman padat penduduk itu, Idris (55) mengungkapkan, kobaran api muncul saat waktu salat subuh.

"Saya waktu kebakaran bangun memang ma, pergi salat subuh. Pulangku salat, besar mi api di depan rumah," ujar Idris.

Sejumlah barang berharga di rumahnya yang berlantai tiga, tidak terselamatkan.

"Tidak ada bisa diselamatkan, karena cepat sekali memang api membesar," ujarnya 

Hal senada diungkapkan Kepala Kelurahan Ga'dong, Andi Muhammad Nizar.

"Jadi awal mulanya itu ada api di salah satu rumah warga yang belum diketahui asal muasalnya. 

Kejadiannya itu sekitar pukul 05.00 Wita subuh. Saat orang masih salat subuh," ungkap Nizar.

Akibat kebakaran itu, kata Nizar 33 unit rumah ludes terbakar dan terdampak.

"Kemudian untuk dampaknya, korban sekitar 57 Kepala Keluarga (KK), 211 jiwa, kemudian 33 rumah," bebernya.

Sebelumnya diberitakan, Puluhan rumah ludes terbakar di Jl Laiya, Kelurahan Ga'dong, Kecamatan Bontoala, Makassar, Senin (28/10/2024) pagi.

Informasi yang diperoleh, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00 Wita.

Kebakaran telah dipadamkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar.

Data dari Tim Assessment Dinas Sosial Kota Makassar yang beredar, total rumah yang terdampak sebanyak 33 unit.

Rinciannya, 24 rumah dengan jumlah penghuni 40 Kepala Keluarga (KK) dan 150 jiwa di RT 03.

Sembilan rumah di RT 04 dengan jumlah 17 kepala keluarga (KK) dengan total 61 jiwa.

Belum diketahui, kronologi dan penyebab kebakaran itu.

Tribun masih berusaha mengonfirmasi otoritas terkait, atas peristiwa tersebut.(*)

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved