Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kebakaran di Jalan Laiya

Dinsos Makassar Perpanjang Layanan Dapur Umum di Lokasi Kebakaran Jl Laiya

Warga terdampak kebakaran Jl Laiya meminta agar bantuan makanan tersebut diperpanjang hingga dua hari ke depan. 

Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
Humas Pemkot Makassar
Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis meninjau layanan dapur umum Dinsos Makassar di lokasi kebakaran Jl Laiya, Kelurahan Gaddong Kecamatan Bontoala, Rabu (30/10/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Sosial Kota Makassar memperpanjang layanan dapur umum di lokasi kebakaran Jl Laiya, Kelurahan Gaddong Kecamatan Bontoala. 

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar mengatakan masa layanan dapur umum Dinsos seharusnya berakhir Rabu (30/10/2024). 

Hanya saja, warga terdampak kebakaran meminta agar bantuan makanan tersebut diperpanjang hingga dua hari ke depan. 

"Pada umumnya layanan dapur umum hanya diberikan dalam jangka waktu tiga hari, tapi atas pertimbangan permintaan masyarakat dan arahan Pjs Wali Kota kami perpanjang hingga Jumat," ucap Ita Isdiana Anwar diwawancara di lokasi. 

Setiap harinya, Dinsos menyediakan makanan bagi warga korban kebakaran yang terdampak. 

Tim Tagana Dinsos memberikan makanan dua kali sehari, siang dan malam untuk 215 orang, sesuai jumlah korban kebakaran.

"Kita ada 20 tim dari Tagana, dan 17 orang staf bencana, mereka bergantian menyiapkan makanan untuk warga terdampak," ujarnya. 

Selanjutnya, Dinsos akan melakukan asesmen terhadap kebutuhan-kebutuhan warga. 

Apalagi sudah banyak bantuan dari masyarakat yang berdatangan pasca kebakaran yang menghanguskan 33 rumah di wilayah tersebut. 

"Kita akan asesmen dan memberikan bantuan, apakah berupa selimut, beras, ikan kaleng, minyak goreng, atau bantuan jenis lainnya," katanya. 

Diketahui, kebakaran yang terjadi di Jl Laiya RT 03 dan 04, dan RW 04, Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala menghanguskan 33 rumah warga. 

Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 05.00 wita, Senin (28/10/2024) dini hari. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DamkarMat) Kota Makassar, Hasanuddin mencatat luas areal obyek kejadian adalah 150x150 meter persegi.

Kejadian nahas tersebut membuat 57 kepala keluarga dan 211 jiwa kehilangan tempat tinggalnya.

Untuk memadamkan api, DamkatMat menurunkan tujuh armada.

Masing-masing enam unit dari Markas Komando Damkar di Jalan Ratulangi dan satu unit dari carester Kecamatan Ujung Tanah.

Sebanyak tujuh regu pemadam baik dari Mako maupun Carester Ujung Tanah bergerak ke lokasi kebakaran sekitar pukul 05.03 Wita.

Setelah berjuang sekitar satu jam lebih, api berhasil dikuasai pada pukul 06.28 Wita.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved