Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kehebatan Alumni Akpol 2002 Ahrie Sonta Nasution Ajudan Prabowo dari Polri

Profil dan kehebatan Kombes Ahrie Sonta Nasution ajudan Presiden Prabowo Subianto dari Polri, alumnus Akpol 2001

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
KOMPAS.COM/ IRA GITA
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta ditemui di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/11/2020). 

Pria kelahiran 2 April 1981 itu juga pernah terlibat dalam operasi penting seperti Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Operasi Nemangkawi di Papua dan merupakan bagian dari tim penangkapan Djoko Tjandra di Malaysia terkait kasus korupsi pengalihan hak tagih (Cessie) Bank Bali.

Selain itu, saat menjabat sebagai Kepala Unit II Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Ahrie berhasil mengungkap kasus narkotika dalam jumlah besar.

Ahrie juga memiliki gelar Doktor Ilmu Kepolisian yang ia raih pada tahun 2018 dan sempat menempuh berbagai pendidikan kejuruan di luar negeri, di antaranya di Politie Academy Apeldoorn Belanda, Crime Scene Analysis by Visual Comparison di Munster, Jerman, dan di Joint Special Operation University, US Command Center, Tampa, Florida.

Profil Wahyo Yuniartoto Ajudan Prabowo dari TNI AD

Kolonel Inf. Wahyo Yuniartoto S.E., M.Tr.(Han), adalah seorang perwira TNI-AD (lahir 18 Juni 1979 di Purbalingga).

Mantan Komandan Grup 2 Kopassus ini sekarang menjabat sebagai Ajudan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 

Putra Purbalingga ini merupakan abituren Akmil tahun 2001 dan berasal dari kecabangan Korps Infanteri Baret Merah.

Wahyo Yuniartoto saat berusia 44 tahun dengan pangkat Letnan Kolonel Inf.pernah menjadi salah satu prajurit termuda yang menjabat sebagai Asisten Operasi, yaitu saat dipercaya menjabat sebagai Asisten Operasi Kopassus, yaitu Staf Umum Danjen Kopassus Bidang Perencanaan, Operasi, dan Latihan.

Salah satu kemampuan atau keahlian Kolonel Inf.Wahyo Yuniartoto selain bidang militer adalah sebagai seorang motivator yang handal.

Dengan gaya bicara yang khas, runtut, terarah, jelas, tegas, bersemangat bahkan berapi-api membuatnya sering diminta untuk memberikan Motivasi baik di kalangan militer maupun sipil bahkan lebih dari itu, Wahyo Yuniartoto sering diminta memberikan motivasi kepada para atlet Indonesia yang akan berlaga untuk membawa harum nama bangsa di kancah dunia internasional.

Karena kelebihannya tersebut tidak mengherankan membuatnya oleh anak buah maupun banyak kalangan lain menjulukinya sebagai "The Sun" atau Bapak Matahari. 

Kolonel Inf. Wahyo Yuniartoto pernah dipercaya mengemban tugas untuk menjadi Manajer Timnas Pencak Silat Indonesia, tepatnya di Kejuaraan Dunia di Malaysia pada 2022 dimana Indonesia berhasil menjadi juara umum pada event tersebut.

Setelah itu, penugasan berikutnya datang di SEA Games 2023 di Cambodia.

Karena prestasi sebelumnya, maka dia masih dipercaya untuk menjadi manajer Tim Pencak Silat Indonesia.

Ada kejadian menarik terjadi pada cabor Pencak Silat saat perhelatan SEA Games berlangsung, yaitu momen panas dalam pertandingan dimana Pencak Silat Indonesia dicurangi sehingga mengajukan protes keras, wasit pun menyetujui akan diadakan banding.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved