Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Seminar Kesehatan Prodia Bahas Diabetes, Dihadiri 150 Peserta

Prodia dan Diabetes Initiative Indonesia (DIID) menggelar Seminar Kesehatan bertema Perempuan Bicara Diabetes.

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/RUDI SALAM
Prof dr Sidartawan Soegondo memaparkan materi dalam Seminar Kesehatan Perempuan Bicara Diabetes di Graha Prodia Makassar, Jl Sudirman, Sabtu (19/10/2024). Seminar ini dihadiri 150 peserta dari berbagai kalangan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Prodia dan Diabetes Initiative Indonesia (DIID) menggelar Seminar Kesehatan di Graha Prodia Makassar, Jl Sudirman, Sabtu (19/10/2024).

Seminar dengan tema Perempuan Bicara Diabetes tersebut dihadiri 150 peserta dari berbagai kalangan.

Seminar kesehatan kali ini menghadirkan pembicara utama yakni Prof dr Sidartawan Soegondo.

Hadir pula pembicara dr Fabiola Maureen Shinta Adam dengan tema pembahasan Fertilitas pada Wanita dengan Diabetes.

Kemudian pemateri lainnya dr A Yasmin Syauki membahas tentang nutrisi pada wanita dengan diabetes.

Regional Head SLR PT Prodia Widyahusada Tbk, Hermin Tikumaqdika mengatakan bahwa diabetes merupakan penyakit serius dan bisa mengancam nyawa.

Divisi Women dari DIID dan Prodia mengadakan seminar kesehatan untuk awam di lima kota tahun 2024 dan salah satunya adalah Makassar

“Prodia punya tanggung jawab bagaimana setelah seminar membawa pengetahuan untuk disampaikan ke keluarga kita bagaimana menghindari diabetes,” kata Hermin.

Hermin memaparkan, Indonesia punya tanggung jawab untuk mengatasi masalah diabetes.

Sebab, memberikan sumbangsih yang besar pada tingginya angka diabetes di Kawasan Western-Pacific.

“Gerakan Diabetes Initiative ini harus menjadi gelombang di tengah masyarakat, yang arusnya tidak pernah surut, namun terus pasang dan menjadi momentum perubahan positif,” paparnya.

Seminar diharapkan dapat menular seperti pandemi untuk menciptakan kesadaran dan budaya mengenai pentingnya pencegahan diabetes.

“Diabetes bukan hanya masalah kesehatan. Ini juga berdampak pada kehidupan perempuan di berbagai aspek, termasuk kesehatan reproduksi dan nutrisi. Dalam seminar ini, kita mendengarkan pemaparan dari para ahli terkemuka di bidangnya,” tambah Hermin.

Dalam seminar ini, Prodia juga memberikan informasi penting mengenai Pemeriksaan Genomik, termasuk Nutrigenomic, Diarisk, dan Health Plan dari U by Prodia

Tak hanya itu, acara ini tidak hanya memberikan wawasan yang berharga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi antara peserta dengan pemateri.

Bahaya Diabetes 

Prof dr Sidartawan Soegondo dalam pemaparannya mangatakan bahwa semua orang berpotensi diabetes.

“Diabetes tidak mengenal siapa, mau laki-laki atau perempuan. Semua orang bisa kena diabetes,” katanya.

dr Fabiola Maureen Shinta Adam dalam materinya menjelaskan bahwa baik diabetes tipe 1 dan 2 bisa berisiko mengalami infertilitas pada usia produktif.

Diabetes dapat timbul saat kehamilan pada perempuan yang berisiko meskipun tidak diabetes sebelum hamil. 

“Di lain pihak, perempuan penderita Diabetes dapat hamil dan melahirkan anak yang baik, bila dilakukan Pelayanan kesehatan yang tepat,” paparnya.

Sementara itu, dr A Yasmin Syauki menyebut bahwa nutrisi pada wanita dengan diabetes hampir sama dengan laki-laki.

“Cuman pada wanita ada organ reproduksinya. Kalau dia diabetes itu kadar gulanya tinggi, sehingga harus menurunkan kadar gula yang tinggi itu, bagaimana caranya salah satunya mengatur dietnya,” sebut dr Yasmin.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved