Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Jateng 2024

Survei Terbaru Calon Gubernur Jateng 2024, Andika Perkasa vs Ahmad Luthfi, Siapa Terkuat?

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah (Jateng) pun sudah menetapkan dua pasangan calon (paslon) yang akan maju Pilkada 2024.

Editor: Ansar
Instagram
Pemetaan kekuatan Ahmad Luthfi vs Andika Perkasa di Pilgub Jateng 2024 berdasarkan suara sah parpol pengusung. (Instagram @komjenpol_ahmadluthfi @jenderaltniandikaperkasa) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemilihan gubernur Jawa Tengah (Jateng) 2024 pertemukan jenderal purn Polri dan TNI.

Pada 27 November 2024 mendatang, Andika Perkasa dan Ahmad Luthfi bertarung untuk jadi gubernur Jateng.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah (Jateng) pun sudah menetapkan dua pasangan calon (paslon) yang akan maju Pilkada 2024.

Penetapan pasangan calon dilakukan pada Minggu (22/9/2024).

Sementara itu untuk pengundian nomor urut dilakukan pada Senin (23/9/2024) malam.

Hasil pengundiannya, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi mendapatkan nomor urut 1 dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen mendapat nomor urut 2.

Pertarungan antara Andika Perkasa dan ahmad Luthfi menjadi menarik untuk dinantikan.

Sejumlah lembaga survei juga telah menyurvei elektabilitas masing-masing paslon.

Berdasarkan survei yang dirilis oleh Poltracking Indonesia, pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen unggul dalam elektabilitas dibandingkan lawan mereka, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR, memaparkan hasil survei tersebut dalam acara Rilis Survei Pilkada Jawa Tengah 2024, Selasa (24/9/2024).

Survei yang dilakukan secara tatap muka pada periode 8-14 September 2024 dengan melibatkan 1.200 responden ini menunjukkan bahwa pasangan Luthfi-Yasin mendapatkan dukungan 52,2 persen.

Sementara pasangan Andika-Hendi berada di posisi 31,4 persen . Sebanyak 16,4 persen responden mengaku belum menentukan pilihan.

Hanta Yuda menilai Jawa Tengah sangat menarik dalam peta politik nasional karena sejumlah alasan. 

“Jateng merupakan provinsi dengan populasi besar, yang memberikan pengaruh signifikan ke konstelasi politik nasional. Gubernurnya juga menjadi salah satu panggung penting yang bisa mengantar ke politik nasional atau bahkan Pilpres,” jelas Hanta.

Selain itu, lanjut Hanta, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai "kandang banteng" atau basis PDI Perjuangan, menjadi medan pembuktian bagi partai tersebut dalam mempertahankan dominasinya di wilayah ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved