Cawabup Maros Tak Lolos Tes Kesehatan
Granat Maros: Pilihan Suhartina Hanya 2, Direhab atau Pidana
Pernyataan BNN Sulsel menyudahi polemik penyebab Tidak Memenuhi Syarat (TMS)-nya Suhartina Bohari sebagai bakal calon Bupati Maros.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Muhammad Bakri mengapresiasi pernyataan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan terkait hasil pemeriksaan calon Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari.
Menurut Bakri, pernyataan BNN Sulsel menyudahi polemik penyebab Tidak Memenuhi Syarat (TMS)-nya Suhartina Bohari sebagai bakal calon Bupati Maros.
"Selama ini kami tidak ingin mengomentari sesuatu yang belum jelas. Makanya kami sangat mendukung pernyataan BNN Sulsel. Setidaknya ini menyudahi polemik TMS," katanya, Jumat (20/9/2024).
Ia meminta ke aparat penegak hukum baik BNN dan polisi untuk segera bertindak dengan melakukan pengusutan kasus narkoba yang telah menyeret seorang wakil bupati.
"Wajib hukumnya bagi penegak hukum untuk menuntaskan ini. Karena akan jadi preseden buruk buat warga Maros. Tidak main-main, ini wakil bupati loh," lanjutnya.
Baca juga: BNN Sulsel: Suhartina Bohari Konsumsi Metamfetamin
Selain itu, ia juga berharap agar seluruh pejabat daerah di Pemerintahan Kabupaten Maros bisa dites urin massal.
Pasalnya, penyalahgunaan narkoba secara nyata telah masuk sampai ke level pimpinan daerah.
"Iya kalau perlu dites urin semua pejabat di Maros. Biar kita tidak kecolongan lagi seperti ini. Iya karena penyalahgunaannya ini di level pimpinan," ujarnya.
Terkait posisi hukum Suhartina, ia menyebut, hanya ada dua pilihan saat ini.
Melaporkan diri ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) atau diproses pidana oleh aparat penegak hukum.
"Harusnya melaporkan diri sebagai pemakai ke IPWL dan akan direhab. Nah kalau tidak, APH wajib menyelidiki sampai ke akar-akarnya kasus sampai tuntas, biar Maros ini bersih dari Narkoba," ujarnya.
Sebelumnya, hasil tes kesehatan Pilkada 2024 Suhartina Bohari dipastikan tak memenuhi syarat akibat penggunaan narkotika.
Hal ini disampaikan Ketua Tim Pemeriksa Narkotika Pilkada Sulsel 2024, Sudarianto dalam video yang diunggah di akun YouTube BNNP Sulawesi Selatan.
“Dari 140 yang kami lakukan tes urin, terindikasi 1 orang positif yaitu Calon Wakil Bupati Maros,” ujarnya.
Ia mengatakan pemeriksaan narkotika dilakukan secara profesional dengan menggunakan rapid tes 7 parameter.
Granat Maros
Maros
narkoba
BNN Sulsel
Pilkada Maros
Muhammad Bakri
Suhartina Bohari
TribunBreakingNews
| Respon Suhartina Bohari Terindikasi Positif Narkotika: Terima Kasih Atas Penjelasannya |
|
|---|
| BREAKING NEWS: BNN Sulsel Pastikan Hasil Tes Suhartina Bohari Positif Metamfetamin |
|
|---|
| BNN Sulsel: Suhartina Bohari Konsumsi Metamfetamin |
|
|---|
| Legowo Dinyatakan TMS, Suhartina Bohari Akan Cabut Gugatan di Bawaslu Maros |
|
|---|
| Pengakuan Suhartina Bohari Dituduh Pakai Narkoba: Saya Hanya Konsumsi Obat Tidur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Maros-Suhartina-Bohari-kopp.jpg)