PON 2024
Ambisi Atlet Panahan Sulsel Akhiri Paceklik Medali di PON Aceh-Sumut
Empat PON terakhir, sejak PON Kaltim 2008-PON Papua 2201, panahan Sulsel selalu gagal membawa pulang medali.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Tim panahan Sulawesi Selatan (Sulsel) berambisi mengakhiri paceklik medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Empat PON terakhir, sejak PON Kaltim 2008-PON Papua 2201, panahan Sulsel selalu gagal membawa pulang medali.
“Kita mau pecah telur kali ini di PON Aceh-Sumut, mau persembahkan medali untuk Sulsel,” ungkap Pelatih Panahan Sulsel, Chaerul Syahab kepada Tribun-Timur.com, Rabu (4/9/2024).
Untuk meraih medali, panahan Sulsel telah menyiapkan empat atlet yaitu Aidah Ayu Lestari, Tania Regina, Aksa dan Fuad.
Keempatnya akan turun di dua nomor compound blow, kategori perorangan putri serta mix campuran dan recurve blow kategori perorangan putra.
Chaerul optimis medali bisa dipersembahkan berkaca pada hasil Pra PON lalu.
Kala itu, panahan meraih satu medali perak,
Baca juga: Sepak Takraw Sulsel Dilepas ke PON, Target Juara Umum
Panahan akan dipertandingkan di Lapangan Panahan, Kota Banda Aceh, Aceh pada 10-19 September 2024.
“Pada Pra PON satu atlet dapat medali perak, kalau bisa (PON Aceh-Sumut) lebih dari itu,” harapnya.
Selama persiapan, atlet panahan Sulsel mengikuti kejuaraan klub internal Sulsel dan Kejurnas Junior Panahan.
Selebihnya fokus latihan internal di Stadion Barombong, Kota Makassar, Alasannya tak ada try out.
Namun, ungkap Chaerul, hal tersebut tak mengganggu persiapan para atlet.
Kini jelang keberangkatan, intensitas latihan mulai diturunkan.
Biasanya latihan 5 jam sehari dengan melepaskan 1.000-an anak panah, saat ini hanya dua-tiga jam dengan melepaskan 200-500-an anak panah.
“Sekali menembak atlet dibekali 10-12 anak panah. Jadi nembak 2-3 jam itu ada sekira 300-400 anak panah,” tuturnya.
Pesilat Sulsel Tak Gentar Bersaing dengan Pesilat Nasional
Pesilat Sulawesi Selatan (Sulsel) tak gentar bersaing dengan sejumlah nama besar di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Kerja keras dan usaha maksimal bakal ditunjukkan demi harumkan nama Sulsel di pesta olahraga terbesar di Indonesia itu.
Sebanyak delapan atlet disiapkan turun di tujuh kelas pada PON Aceh-Sumut.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel menargetkan cabang olahraga (Cabor) pencak silat meraih dua medali perak dan lima medali perunggu.
Pelatih Pencak Silat Sulsel, Muslimin mengatakan persaingan cukup sengit.
Harus lawan pesilat nasional yang sudah berlaga di Sea Games dan pesilat peraih medali di PON.
Meski demikian, hal tersebut tak akan mengendurkan semangat pesilat Sulsel.
Ia yakini masa persiapan selama ini sudah sangat cukup untuk bersaing.
Para atlet pun menunjukkan perkembangan yang signifikan.
"Berupaya memaksimalkan usaha untuk bisa berikan yang terbaik untuk Sulsel dan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sulsel," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (30/8/2024).
Muslimin pun telah memetakan provinsi yang akan menjadi lawan berat.
Ia menyebut ada empat provinsi dipantau terus perkembangannya.
Yaitu, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur.
"Itu sementara kita selalu pantau perkembangan keempat provinsi tersebut. InsyaAllah IPSI sulsel bisa jadi yang terbaik di antara mereka," tegasnya.
Pencak silat Sulsel mulai perjuangan di PON Aceh-Sumut pada Rabu (11/9/2024).Cabor pencak silat bertanding di Gelanggang Olahraga (GOR) Disporasu, Medan, Sumatera Utara.
Pesilat Sulsel terus matangkan persiapan.
Sekarang masuk tahap kompetisi utama.
"Kita fokus taktik, teknik dan strategi," sebut Muslimin.
Sebelumnya, atlet telah menjalani training camp (TC) di dua kabupaten sebagai persiapan.
TC di Kabupaten Bantaeng selama dua bulan dan Kabupaten Soppeng selama 45 hari.
Dilanjutkan dengan sentralisasi di Hotel Monoloog Makassar.
"InsyaAllah kami siap tanding," ucapnya.
Sebelum berangkat ke PON Aceh-Sumut, para atlet diberi waktu istirahat dan pulang ke daerah untuk minta restu orangtua.
Kemudian sudah berkumpul pada 5 September di Makassar. Sebab 6 September akan berangkat ke Medan.
"Tinggal hitung hari ke depan, atlet akan rehat dan dua hari diberi waktu pulang minta doa restu orang tua. Setelah itu kumpul tanggal 5. Tanggal 6 berangkat," tutup Muslimin.(*)
| Duet Mutiara-Amanda Mahasiswa Unhas Makassar Sumbang Perak Cabor Renang Artistik di PON Aceh-Sumut |
|
|---|
| Sepak Takraw Putra Raih Emas di Nomor Beregu PON Setelah 16 Tahun, Tim Putri Perak |
|
|---|
| Pertama Kali Ikut PON, Cabor Binaraga Sulsel Sumbang Medali di PON XXI Aceh Sumut |
|
|---|
| Ade Tri Putra Kadiaman dan Anastasya, Kakak Adik Atlet Sulsel Raih Perak Cabor Dansa PON Aceh-Sumut |
|
|---|
| Mutiara Nur Azisah Mahasiswi FIKP Unhas Sabet Perak di PON Aceh-Sumut 2024 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Atlet-panahan-Sulsel-latihan-di-Stadion-Barombong.jpg)