Hanya 3 Jenderal Bintang 5 Indonesia, Tapi Kekuatan Jenderal Bintang 2 Ini Bisa Imbangi
Perwira Tinggi terbaik yang tidak pernah mengenal berhenti dalam perjuangannya dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.
Sikap bijaksananya terlihat ketika terjadi Agresi Militer II Belanda.
Kala itu, Jenderal Sudirman memerintahkan tentara republik ke luar kota untuk bergerilya melawan Belanda.
Hebatnya, ia memutuskan untuk memimpin gerilya walau kondisinya sedang sakit berat, yakni terserang TBC.
Fakta menarik, Jenderal Sudirman mendapat pangkat jenderal lewat pelantikan Presiden pada 18 Desember 1945.
Jadi, ia memperoleh pangkat jenderal tidak melalui Akademi Militer atau pendidikan tinggi lainnya, tapi karena prestasinya.
2. Jenderal Abdul Haris Nasution
Nama: Abdul Haris Nasution
Tempat tanggal lahir: Kotanopan, 3 Desember 1918
Wafat: 6 September 2000
Riwayat pendidikan:
Hollandsch Inlandsche School (HIS) (1932)
Hollandsch Inlandsche Kweekschool (HIK) (1935)
Algemene Middelbare School B (AMS) (1938)
Pengalaman militer:
Vaandrig atau pembantu letnan calon perwira di Batalyon 3 Surabaya
| Profil Irjen Basaria Panjaitan Jenderal Bintang 2 Wanita Pertama Polri, Mantan Sahlisospol Kapolri |
|
|---|
| Profil Brigjen Alfred Papare Alumni Akpol 1995, Cucu Pahlawan Nasional Promosi Jenderal Bintang 2 |
|
|---|
| Profil Jenderal TNI Andi Abdul Aziz Kodaeral VI Makassar Tangkap 106 Ton Solar Ilegal, Karier Moncer |
|
|---|
| Laporkan Polisi di 08131797771 |
|
|---|
| Daftar Tokoh Hadiri Public Hearing Tim Percepatan Reformasi Polri di Unhas, Ada 9 Profesor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ilustrasi-jenderal-polisi-Selama-ini-hanya-tiga-jenderal-bintang-5-di-Indonesia.jpg)