Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun HIS

Miris, Murid SD di Bone Sulsel Pakai Rakit Batang Pisang Seberangi Sungai ke Sekolah

'Tidak ada akses jalan ke sekolah, jadi warga di sana itu bahu membahu seberangkan anaknya menggunakan rakit batang pisang'.

Penulis: Wahdaniar | Editor: Hasriyani Latif
ist
Potret anak sekolah di Dusun Useng, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan seberangi sungai pakai rakit batang pisang menuju sekolah. 

TRIBUNBONE.COM, MARE - Inilah potret perjuangan pelajar di Dusun Useng, Desa Ujung Tanah, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Semangat para pelajar di Dusun Useng patut diapresiasi.

Tak hanya pelajar, para orang tua juga berjuang demi menyekolahkan anak-anaknya ke SDN 238 Ujung Tanah.

Tak ada akses jalan membuat warga Useng saling membantu menyeberangkan anak-anak ke sekolah dengan menggunakan rakit dari batang pohon pisang.

Sekretaris Camat Mare, Zainal Abidin mengatakan Useng merupakan salah satu dusun yang terisolir. 

Baca juga: Perjuangan Bocah SD Sekampung JK, Dayung Sampan Seberangi Sungai Demi Sekolah di Kabupaten Tetangga

"Tidak ada akses jalannya, jadi warga di sana itu bahu membahu seberangkan anaknya menggunakan rakit batang pisang," jelasnya, Rabu (28/8/2024). 

Ia mengungkapkan pihaknya sudah berusaha untuk mengajukan pengadaan jembatan di Pemkab Bone hanya saja belum terealisasikan. 

"Jembatan di atas Sungai Useng yang panjangnya sekira 60 meter. Tapi jawabannya keuangan kalau keuangan memungkinkan," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala SDN 238 Ujung Tanah, Alimuddin menjelaskan sebagian besar muridnya berasal dari Dusun Useng.

Hampir setiap hari ia bersama para guru berdiri di pinggir sungai menunggu murid yang diseberangkan oleh orang tua.

"Jika hujan, sekolah seperti tidak ada murid sebab murid kami lebih banyak dari Dusun Useng," ujarnya.

Senada dikemukakan Babinsa Ujung Tanah Koramil 1407-15, Serda Yusuf.

Jika menyeberangkan murid menggunakan rakit batang pisang serta peralatan lainnya sudah menjadi pekerjaan rutin setiap hari.

Sebelumnya, potret anak-anak sekolah menyeberang menggunakan rakit batang pisang buatan masyarakat demi pendidikan ini juga beredar di media sosial.

Terlihat Babinsa Koramil 1407-15 Mare serta orang tua murid berusaha menyeberangkan para murid dengan menjaga keseimbangan agar anak-anak tidak jatuh ke sungai. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved