Akun Tanda Tangan Digital di Sulsel Naik 300 Persen, Dinas LHK Tertinggi
Aplikasi Srikandi atau Sistem Informasi dan Kearsipan Dinamis Terintegrasi digunakan untuk administrasi persuratan.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) makin getol memanfaatkan digitalisasi.
Hal ini nampak dalam perkembangan penggunaan tanda tangan digital.
Aplikasi Srikandi atau Sistem Informasi dan Kearsipan Dinamis Terintegrasi digunakan untuk administrasi persuratan.
Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh sudah menegaskan sejak awal menjabat perihal transformasi tanda tangan digital.
Prof Zudan bercerita diawal kedatangannya, penggunaan tanda tangan digital via srikandi masih rendah.
"Ketika kami masuk 3 bulan lalu pemilik akun (Srikandi) di Sulsel 300an. Dari 30 ribu pegawai dengan Kabupaten/kota, akun TTE (Tanda Tangan Elektronik) baru 332," jelas Prof Zudan dalam Rakor Kelembagaan yang Agile Melalui Digitalisasi Pemerintahan di Hotel Four Points pada Senin (26/8/2024).
Tiga bulan menjabat, Prof Zudan aktif menginstruksikan persuratan digital.
Sampai akhirnya di Agustus ini, jumlah akun TTE pada aplikasi Srikandi naik sampai 300 persen.
"Sekarang meningkat menjadi 1.065 akun. Naik 300 persen untuk bergerak transformasi digital," katanya.
Data dihimpun pada tataran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) paling banyak memiliki akun.
DLHK Sulsel sudah memiliki 368 akun TTE pada Aplikasi Srikandi.
Sementara mengikut ada Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel diangka 79 akun.
Lalu ada Dinas Kesehatan Sulsel mempunyai 66 akun.
Urutan keempat ada Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Otda) 44 akun.
Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) melengkapi lima besar dengan 44 akun.
| Pasukan Ramang Penentu Juara Super League! |
|
|---|
| Pamflet Seruan Aksi Dukung JK Beredar, Polrestabes Makassar Pastikan Tak Ada Unjuk Rasa |
|
|---|
| FKUB Makassar Nilai Kebijakan Munafri Arifuddin sebagai Contoh Efisiensi Daerah |
|
|---|
| Prof Sukri Siap Lanjutkan Kepemimpinan, Fokus Perkuat Sistem dan SDM FISIP Unhas |
|
|---|
| TP PKK Makassar Dorong Gerakan Membaca 15 Menit Sehari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/prof-zuda-ariff-makassar.jpg)