Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkab Jeneponto

Daftar Nama 24 Pejabat Eselon II Pemkab Jeneponto Sulsel Terancam Digeser, 16 Kepala Dinas

Sebanyak 24 pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjalani tes job fit atau evaluasi kinerja.

Penulis: Muh. Agung Putra Pratama | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-Timur.com/Agung
Foto bersama 13 Pejabat eselon II Pemkab Jeneponto II di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, di Kota Makassar, Selasa (20/8/2024). Mereka dikabarkan menjalani tes job fit atau evaluasi kinerja. 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Sebanyak 24 pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjalani tes job fit atau evaluasi kinerja.

Kegiatan berlangsung di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Selasa (20/8/2024) pagi .

"Saya minta BKD (Badan Kepegawaian Daerah) semua (24 pejabat) di job fit," kata Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri di Kantornya, Jl Lanto Daeng Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Ia mengungkapkan, 24 pejabat itu tersebar di berbagai SKPD.

16 diantaranya adalah Kepala Dinas (Kadis), Kepala Inspektorat, Sekretaris DPRD, tiga orang Kepala Bidang dan dua orang Staf Ahli.

Sementara beberapa pejabat lainnya belum memenuhi syarat untuk dievaluasi.

"Yang belum cukup satu tahun menjabat belum ikut job fit, kan ada baru-baru dilantik seperti Asisten dan Kepala BPBD itu tidak ikut job fit," ucapnya.

Evaluasi bagi pejabat Pemkab Jeneponto ini kata Junaedi, sejatinya telah lama ia canangkan.

Tujuannya untuk mengetahui kapabilitas para pejabat di setiap bidang.

Kadis Koperasi Sulsel Ashari Fakhsirie Batal Bertarung di Pilkada 2024 Jeneponto 

"Karena saya mau tahu kompetensi masing-masing apakah berkorelasi dengan tanggung jawabnya di bidang yang diberikan," ucapnya.

Selain itu, lanjut dia, tujuan job fit yang kedua untuk persiapan rotasi atau pergeseran jabatan.

Hasil evaluasi nanti akan diketahui siapa yang akan bertahan atau mesti dipindahkan.

"Yang pertama itu pemetaan kompetensi melihat apa-apa masing-masing kompetensinya teman-teman, yang kedua pasti job fit ini adalah salah satu tahapan untuk mutasi," jelasnya 

Junaedi membeberkan, salah satu bahan materi untuk para peserta job fit adalah menceritakan hasil kinerja.

Hal itu sesuai dengan pengalaman Junaedi yang pernah mengikuti job fit.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved