Kehebatan 2 Mantan Ajudan Jokowi Kini Pangdam Termuda dan Jenderal Termuda TNI AU
Kehebatan dua mantan ajudan Presiden Jokowi kini jadi Panglima Kodam termuda dan Jenderal Termuda TNI Angkatan Udara.
Di angkatannya, Rudy Saladin lulusan terbaik, peraih bintang Adhi Makayasa.
Rudy Saladin tercatat sebagai alumni SMA Taruna Nusantara.
Dia juga pemegang gelar S-2 International Relations, Webster University St. Louis, Missouri, Amerika Serikat.
Sebelumnya Rudy Saladin saat ini dipercaya menjadi komando Matra Angkatan Darat yaitu Komandan Korem atau Danrem 061/ Suryakancana dibawah Komando Daerah Militer atau Kodam III/Siliwangi.
Area teritorinya meliputi Komando Distrik Militer (Kodim) Kota Bogor, Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Pelabuhan Ratu.
Saat itu Rudy Saladin menggantikan seniornya Brigjen TNI Achmad Fau.
Ia juga menempuh pendidikan di luar negeri.
Rudy Saladin adalah eks ajudan Jokowi sejak periode 2019 - 2021 lalu.
Selepas menjadi ajudan, Rudy Saladin mengisi pos jabatan Danrem 074/Warastratama.
Rudy Saladin lahir di Makassar 17 September 1975.
Setelah meraih predikat lulusan terbaik Akmil tahun 1997, Rudy melanjutkan pendidikan di Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat di US Army Command and General Staff College Fort Leavenworth, Amerika Serikat.
Dia kemudian melanjutkan pendidikan ke Advanced Infantry Officers Course (sekolah lanjutan perwira) i SAFTI Singapura dan lulus tahun 2003.
Tak berhenti sampai di situ, Rudy melanjutkan pendidikannya ke Webster University St. Louis, Missouri, Amerika Serikat dan meraih gelar S2 Hubungan Internasional.
Sama halnya dengan mantan Panglima TNI Andi Perkasa, yang juga melanjutkan studi di Amerika Serikat.
Rudy Saladin, MA (lahir 17 September 1975) adalah seorang perwira menengah TNI-AD Yang Saat ini menjabat Komandan Korem 074/Warastratama.
Lahir : 17 September 1975 (umur 46), Ujung Pandang, Sulawesi Selatan
Pasangan : Ny. Chrisma Virawanti, B.A.
Almamater :
SMA Taruna Nusantara (1994)
Akademi Militer (1997)
Webster University (2008)
Penghargaan sipil :
Adhi Makayasa – Tri Sakti Wiratama (1997)
Dinas militer
Pihak : Indonesia
Dinas/cabang: TNI Angkatan Darat
Masa dinas : 1997—sekarang
Pangkat: Mayor Jenderal
Satuan: Infanteri
Rudy, tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting.
Dia adalah mantan Ajudan Presiden RI Joko Widodo.
Dia kemudian menjabat Komandan Korem 074/Warastratama.
Riwayat Pendidikan :
– SMA Taruna Nusantara (1994)
– Akademi Militer (1997)
– Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat di US Army Command and General Staff College Fort Leavenworth, Amerika Serikat
– Advanced Infantry Officers Course (sekolah lanjutan perwira) i SAFTI Singapura tahun (2003)
– S-2 Hubungan Internasional di Webster University St. Louis, Missouri, Amerika Serikat
Riwayat Jabatan :
– Danton Yonif Linud 328/Dirgahayu
– Danki Yonif Linud 328/Dirgahayu
Perwira Staf Operasi
– Kasi Brigif Linud 17/Kujang I
– Wadan Yonif Linud 330/Tri Dharma
– Pabandya Ops Kodam VI/Mulawarman
– Danyonif 613/Raja Alam
– Dandim 1008/Tanjung Tabalong
– Waaspers Kasdivif 1/Kostrad
– Sespri Kasad
– Danbrigif 6/Trisakti Baladaya[2][3] (2017—2018)
– Asops Kodam VI/Mulawarman (2018—2019)
– Ajudan Presiden RI (2019—2021)
– Komandan Korem 074/Warastratama (2021—2022)
-Komandan Korem 061/ Suryakancana (2022-sekarang)
2. Marsekal Pertama Abdul Haris
Profil dan Kehebatan Marsekal Pertama Abdul Haris.
Abdul Haris tercatat sebagai Jenderal Termuda TNI Angkatan Udara.
Marsekal Pertama adalah pangkat bintang satu untuk perwira tinggi angkatan udara.
Marsekal Pertama setara pangkat Brigadir Jenderal di TNI AD.
Abdul Haris meraih pangkat bintang satu di umur 46 tahun.
Ia jadi orang pertama di angkatannya alumni Akademi Angkatan Udara 1998 meraih pangkat bintang satu.
Abdul Haris adalah perwira tinggi TNI AU berkarier cemerlang.
Ia pernah dipercaya bertugas sebagai Ajudan Presiden Jokowi.
Ia meraih pangkat Marsekal Pertama TNI pada Kamis 3 Agustus 2023.
Saat itu ia berumur 46 tahun 7 bulan.
Marsekal Pertama adalah pangkat bintang satu untuk perwira tinggi TNI AU.
Marsekal Pertama setara Brigadir Jenderal di TNI AD.
Abdul Haris pun mencatatkan namanya sebagai alumni Akademi Angkatan Udara 1998 pecah bintang.
Pria kelahiran Jakarta 28 Januari 1977 itu pernah bertugas sebagai ajudan Presiden Jokowi selama dua, sejak tahun 2019 sampai 2022.
Setelahnya, Abdul Haris menjabat Danlanud Sulaiman Kota Bandung.
Ia menggantikan Kolonel Pnb Mokh. Muhkson, S.E., M.M.,
Jabatan tersebut diemban Kolonel Abdul Haris selamadua tahun dari tahun 2022 sampai 2023.
Pada Agustus 2023, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memberi tugas baru kepada Abdul Haris.
Jabatan barunya yakni Komandan Kosek IKN Koopsudnas.
Pangkat Abdul Haris pun naik menjadi satu bintang.
Upacara kenaikan pangkat dipimpin Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (3/8/2023).
Adapun 11 Pati TNI AU itu termasuk dari 53 Pati TNI yang mengikuti upacara korps kenaikan pangkat tersebut.
Kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Sprin/1423/VII/2023 tanggal 28 Juli 2023.
Profil Abdul Haris
Lahir: Jakarta 28 Januari 1977 (umur 47)
Pangkat: Marsekal Pertama TNI
Satuan: Korps Penerbang
Almamater: Akademi Angkatan Udara (1998)
Riwayat Pendidikan
1. AAU (1998)
2. Sekbang (2000)
3. Sekkau (2002)
4. Seskoau (2008)
5. Sesko TNI (2021)
Riwayat Jabatan
1. Ajudan Presiden Indonesia (2019–2022)
2. Danlanud Sulaiman[2] (2022–2023)
3. Dankosek IKN Koopsudnas (2023—Sekarang)
| Sosok Aulia Dwi Nasrullah Jenderal Bintang 2 Umumkan Kabais TNI Mundur |
|
|---|
| Program Prioritas Presiden Dibahas di Makassar, Koperasi Desa Merah Putih Takalar Jadi Percontohan |
|
|---|
| Kadernya Jabat Wakil Bupati, PKB Takalar Target 9 Kursi Pemilu 2029 |
|
|---|
| Alasan PKB Takalar Dukung Azhar Arsyad Kembali Pimpin DPW Sulsel, Ketua DPRD Setuju |
|
|---|
| Ingat Agam Rinjani? Viral Evakuasi Jenazah Juliana, Anak Antang Dapat Penghargaan Prestisius Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Rudy-Saladin-dan-Marsekal-Pertama-TNI-Abdul-Haris-21311.jpg)