Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KIM Plus

Tujuan Pembentukan KIM Plus Terungkap, Tiga Provinsi di Indonesia Jadi Sasaran Utama

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut bakal ada kerjasama partai-partai yang tergabung KIM Plus di beberapa Pilkada 2024 menda

Editor: Ansar
Tribunnews.com
KIM Plus dibentuk untuk memuluskan program dalam pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Kabar ini pun memupus Kader Partai Golkar Jusuf Hamka untuk maju sebagai calon gubernur Jakarta. 

Namun, Jusuf Hamka mengatakan dirinya mendapat 2 surat tugas dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto untuk maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) maupun Calon Wakil Gubernur (Cawagub) pada Pilkada serentak 2024.

Pria yang akrab disapa Baba Alung ini pun mengaku tidak keberatan setelah mendengar adanya keputusan Partai Golkar yang akan dimajukan Wakil Ketua Umumnya, Ridwan Kamil sebagai Cagub Jakarta.

Padahal, sebelumnya Jusuf Hamka telah melakukan safari politik maupun menjalin komunikasi dengan beberapa pihak soal dirinya yang akan maju di Pilgub Jakarta.

Dia pun kini tengah menunggu keputusan soal penempatan dirinya sebagai Cawagub.

Hal itu disampaikan Jusuf Hamka saat dikonfirmasi terkait peryataan Ketua DPP PDIP Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang menyebut dirinya batal maju di Pilgub Jakarta.

"Gini, saya kan dapat surat tugasnya 2, Pilgub atau Pilcawagub. Gubernurnya mungkin ya sudah ada (Ridwan Kami), Cawagubnya kayanya sedang dipili-pilih. Masih Cawagubnya," kata Jusuf Hamka kepada Tribun Network, Senin (5/8).

Baba Alung juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Ketua Umum Airlangga Hartarto soal keputusan Partainya itu.

Dia kini memilih menunggu keputusan Partai Golkar untuk dimajukan sebagai Cawagub. Termasuk, soal isu kini dirinya bakal dimajukan sebagai Cawagub di Jawa Barat.

"Sudah (komunikasi dengan Airlangga), hari Sabtu kemarin," ujarnya.

"Ya beliau bilang, kalau Ridwan Kamil di Jakarta, kamu ngalah jadi Wagub ‘siap Pak’ saya bilang. Pokoknya apa aja nggak masalah," sambung bos jalan Tol ini.

Dia pun mengaku masih menunggu keputusan Partai Berlambang Pohon Beringin tersebut soal posisinya sebagai Cawagub di Jakarta atau di Jawa Barat.

"Bisa 2 (kemungkinan), kalau Jakarta milih ya di Jakarta. Kalau Jakarta engga milih, saya ditempatkan di Jawa Barat," ungkapnya.

Jusuf Hamka pun memberi sinyal bakal maju sebagai calon wakil gubernur (Cawagub) Jawa Barat.

"Ya insya Allah kalau masyarakat Jawa Barat menginginkan semuanya," kata Jusuf Hamka.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved