Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Amalkan Setiap Hari! Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal Dunia

Ustadz Abdul Somad menerangkan amalan yang hendaknya senantiasa dikerjakan seorang anak untuk kedua orang tua adalah berdoa

Editor: Sudirman
Tribun-Timur.com
Doa mustajab untuk meminta rezeki dan kekayaan kepada Allah SWT. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Salah satu kewajiban seorang anak ialah mendoakan kedua orang tuanya.

Setiap anak diminta selalu mendoakan orang tuanya meskipun sudah meninggal dunia.

Ustadz Abdul Somad menerangkan amalan yang hendaknya senantiasa dikerjakan seorang anak untuk kedua orang tua adalah berdoa

"Salah satu doanya adalah Allahummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kamaa rabbayanii shaghiraa," jelas Ustadz Abdul Somad.

Bagi yang tidak bisa Bahasa Arab, bisa mengucapkan doanya secara lisan atau di hati menggunakan Bahasa Indonesia.

Bacaan doa untuk orang tua yang sudah meninggal atau masih hidup tersebut adalah sebagai berikut:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا

Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Artinya, "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."

Selain bacaan doa tersebut, berikut amalan doa untuk orang tua yang sudah meninggal lainnya:

1. Doa untuk orang tua yang telah meninggal

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا

Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddārinā, wa asātidzatinā, wa mu‘allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā.

Artinya, “Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.”

2. Menghatamkan Al Qur'an

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved