Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Dzikir Pagi Petang: Bacaan Arab dan Latin Lengkap Terjemahan

Setiap bacaan yang diamalkan mengandung makna mendalam yang mampu menguatkan iman dan menghadirkan rasa aman dalam menjalani kehidupan.

Editor: Sakinah Sudin
Tribun-timur.com
DZIKIR PAGI PETANG - Ilustrasi berdzikir. Dzikir pagi dan petang adalah praktik spiritual yang mendalam dalam agama Islam yang bertujuan untuk mengingat Allah SWT dan memperkuat koneksi dengan-Nya. 

Ringkasan Berita:
  • Dzikir pagi dibaca setelah Subuh hingga terbit matahari, sedangkan dzikir petang sejak selepas Asar hingga malam. 
  • Bacaan ini menjadi pelindung dari berbagai keburukan serta sarana memohon ampunan dan keberkahan.

 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dzikir pagi dan petang merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam kehidupan seorang Muslim.

Amalan ini menjadi sarana untuk senantiasa mengingat Allah SWT di awal dan akhir aktivitas harian, sekaligus menumbuhkan ketenangan jiwa di tengah berbagai kesibukan.

Melalui dzikir pagi dan petang, seorang hamba diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melafalkan pujian, doa, serta permohonan perlindungan.

Setiap bacaan yang diamalkan mengandung makna mendalam yang mampu menguatkan iman dan menghadirkan rasa aman dalam menjalani kehidupan.

Karena itu, dzikir pagi dan petang tidak sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga bentuk penjagaan diri dari berbagai keburukan.

Dengan memahami makna bacaan dzikir, umat Islam diharapkan dapat menghayati setiap doa yang dilafalkan dan mengamalkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Dzikir pagi dibaca setelah salat Subuh hingga terbit matahari.

Sementara dzikir petang diamalkan sejak selepas Asar atau menjelang Maghrib hingga masuk waktu malam.

Setiap bacaan dzikir pagi dan petang memiliki makna mendalam, mulai dari pujian kepada Allah SWT hingga doa memohon perlindungan, ampunan, dan keberkahan.

Karena itu, memahami arti dari setiap bacaan menjadi hal yang penting.

Pada dasarnya, membaca dzikir pagi dan dzikir petang maupun dzikir lainnya, adalah amalan yang sangat dicintai oleh Allah.

Hal tersebut sesuai hadist riwayat Ahmad, dari ‘Abdullah bin Busr, ia berkata:

جَاءَ أَعْرَابِيَّانِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ أَحَدُهُمَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ ». وَقَالَ الآخَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ شَرَائِعَ الإِسْلاَمِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَىَّ فَمُرْنِى بِأَمْرٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ. فَقَالَ « لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْباً مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ »

Artinya: “Ada dua orang Arab (badui) mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas salah satu dari mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, manusia bagaimanakah yang baik?”

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved