Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Intip Cara Kerja DroneSAR Pencari Korban Tenggelam Karya Mahasiswa UHM

Timnya diketuai Ilham Ali Marka Bersama anggota Muhammad Nur Fadhil Sukiman, Rina Andriani, Muhammad Resky Pratama dan Zahratul Aeni.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Uji Coba lapangan DroneSAR, Inovasi teknologi Pencari Korban Tenggelam Karya Mahasiswa UHM saat dicoba di Pantai Indah Bosowa dan Akkarena 

TRIBUN-TRIBUN.COM, MAKASSAR - Teknologi drone pencari korban tenggelam atau disebut DroneSAR EmperorEYE karya mahasiswa Universitas Handayani Makassar (UHM) sudah di uji coba.

Drone ini dibuat Tim Program Kreatifitas Mahasiswa Karya Inovatif (PKM-KI) sudah lolos pendanaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendikbudristek tahun 2024. 

Timnya diketuai Ilham Ali Marka Bersama anggota Muhammad Nur Fadhil Sukiman, Rina Andriani, Muhammad Resky Pratama dan Zahratul Aeni.

Ilham menjelaskan DroneSAR EmperorEYE mengintegrasikan drone dengan modul cerdas pengidentifikasi korban tenggelam.

Teknologi ini tertanam pada Rasbery Pi disertai komponen Global Positioning System (GPS) untuk pelacakan lokasi.  

"Sistem DroneSAR EmperorEYE akan mengirimkan notifikasi koordinat korban melalui device monitoring (gadget) petugas atau pengawas pantai," jelas Ilham pada Senin (22/7/2024).

Sehingga bisa segera dilakukan tindakan pertolongan. 

Petugas dapat mengaktifkan fitur direction untuk memandu rute menuju titik lokasi korban.

Dosen pendamping Dr Eng Hazriani sudah memimpin uji coba bersama kelima mahasiswanya.

DroneSAR EmperorEYE menjalani dua kali uji coba lapangan di dua lokasi Pantai Indah Bosowa dan Pantai Akkarena pada Kamis-Jumat (18-19/7/2024).

Pengujian tersebut dipantau Wakil Rektor I bidang Akademik UHM Ir Billy William Eden Asrul dan Wakil Rektor II Sitti Zuhriyah MSI.

DroneSAR EmperorEYE sudah dinilai tiga orang validator external.

Mulai dari Dr Eng Abdul Jalil MKom, Anggota Tim Pakar Ikatan Ahli Informatika Indonesia Sulsel.

Lalu ada Dosen Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia Dr Abdullah Basalamah.

Serta Founder Makassar FPV Squad, komunitas drone di kota Makassar Rahmat Hidayat ST 

Ilham Ari Marka menyebut DroneSAR EmprerorEYE telah berfungsi sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah dirumuskan.

"InsyaAllah drone ini sudah siap diterapkan," jelas Ilham.

Sementara itu Dr Hazriani sedang mengurus pendaftaran paten sederhana pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Dan HAM RI.

Dirinya pun berharap drone ini akan dilirik para pengelola Pantai Wisata terkhusus di Kota Makassar.

Sebab drone pencari korban tenggelam ini sangat mendukung program smart tourism.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved