Kasus DBD Sidrap
Ini Sebaran 300 Kasus DBD di Sidrap, Kecamatan Pangkajene Terbanyak
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) naik signifikan di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Hasriyani Latif
Di Januari kasus DBD sebanyak 60 kasus, Februari sempat menurun diangka 46 kasus dan Maret 33 kasus.
Bulan April kembali meningkat sebayak 35 kasus, Mei 53 kasus, Juni 51 kasus dan Juli 22 kasus, total 300 kasus.
Dari 300 kasus tersebut dua pasien terjangkit dinyatakan meninggal dunia.
"Awal 2024 kemarin langsung 60 kasus. Sampai bulan Juli ada total 300 kasus DBD di Sidrap, ada dua pasien meninggal dunia," jelas Ishak.
Ishak mengutarakan, banyaknya kasus DBD di Sidrap dikarenakan musim pancaroba ditambah lagi pola hidup masyarakat yang kurang bersih dan tidak sehat.
"Memang musim pancaroba. Tapi kan kita tidak boleh terus menyalahkan musim. Nah sebenarnya ini pola kehidupan masyarakat kita yang kurang bersih," ucapnya.
Dia pun menambahkan, pihaknya dari dulu terus melakukan sosialisasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN), dengan polah hidup bersih lingkungan.
"Sebelum-sebelumnya kami sangat gencar melakukan pencegahan atau PSN. Nah kalau kasusnya tinggi seperti, semoga saja masyarakat lebih sadar akan kebersihan lingkungan," ujarnya.(*)
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Rachmat Ariadi
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.