Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilwali Bekasi 2024

Elektablitas Pasha Ungu di Pilwali Bekasi Tertinggal, Tri Adhianto Belum Terkalahkan

Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI).

Editor: Ansar
Tribunnews.com
Survei elektabilitas Pilkada Bekasi 2024, versi Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dan LKPI. Pasha Ungu tertinggal. 

Kemudian Togu menyampaikan untuk hasil survei ditemukan harapan masyarakat Kota Bekasi pada Bacawalkot dan Wakil terpilih yaitu berjumlah 78,8 persen berharap mampu menstabilkan harga sembako, sayur mayur, sama kebutuhan dapur.

Dilanjut berjumlah 89,3 persen terbukanya lebih banyak lapangan kerja untuk warga Kota Bekasi berdasarkan keluhan mayoritas masyarakat Kota Bekasi yang anak anaknya saat ini kesulitan dapat pekerjaan.

"Sebanyak 87,6 persen berharap program Pendidikan gratis sebanyak 88,3 persen berharap fasilitas kesehatan gratis," tutupnya.

Komunikasi politik

Diberitakan sebelumnya, sejumlah partai politik (parpol) di Kota Bekasi tengah melakukan komunikasi politik saat ini jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan dimulai pencoblosan serentak pada 27 November 2024 mendatang,

Namun komunikasi partai politik yang dilakukan di tingkat Pilkada rupanya berbeda saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 kemarin.

Kader PDI Perjuangan, Mochtar Mohamad, mengatakan, perbedaan komunikasi parpol saat pemilu dan pilkada itu memang lumrah terjadi.

Pasalnya konfigurasi kerjasama setiap partai di pemilu dan pilkada tidak dapat disamakan.

“Koalisi di daerah itu beda-beda, tidak mencerminkan di tingkat nasional seperti Pemilu, bahkan lucunya di beberapa daerah itu PDIP Perjuangan itu terciptanya dengan PKS,” kata Mochtar, Jumat, 17 Mei 2024.

Pria yang kerap disapa M2 itu juga menyampaikan sebagai contohnya Kabupaten Bandung, Cimahi, Kota Bandung yang memastikan PKS sudah komunikasi dengan PDI Perjuangan.

Hanya saja ketika di Pemilu 2024, PKS dan PDI Perjuangan memiliki dukungan masing-masing terhadap pasangan calon (Paslon).

“Masing-masing daerah beda-beda tidak bisa dilarang, dan kalau dibatasi tidak ada teman, nanti masa teman kami cuma PPP saja,” pungkasnya.

Sebagai informasi, nama M2 saat ini sudah terdaftar dalam penjaringan Cawalkot Bekasi di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat PDI Perjuangan .

Selain M2, kandidat sesama partainya ialah Tri Adhianto selaku ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Bekasi PDI Perjuangan yang juga sudah terdaftar serupa.

Hanya saja hingga Jumat, 17 Mei 2024 mereka berdua masih menunggu putusan usungan siapa yang akan diusung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk maju Pilkada 2024.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved