Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sosok Kapolda Sulsel Irjen Andi Rian Copot 2 Perwira Polres Toraja Utara

Blak-blakan, mantan Dirtipidum Mabes Polri ini mengaku telah membuktikan langkah tegasnya dengan melakukan pencopotan.

TRIBUN-TIMUR.COM
Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi didampingi Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Kabid Propam Kombes Pol Zulham di Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (16/5/2024) siang.   

TRIBUN-TIMUR.COM - Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi mewanti-wanti anggotanya jika terlibat dalam pusaran judi online.

Ia mengaku tidak segan mengambil tindakan tegas jika ada anggota Polri di Sulsel yang coba bermain judi online.

"Dari awal saya masuk di sini (menjabat Kapolda Sulsel), penekanan saya, saya akan tindak tegas semua anggota yang terlibat dalam praktik judi dan narkoba," kata Irjen Pol Andi Rian R Djajadi.

Andi Rian mengaku tidak segan mencopot anggotanya jika terlibat dalam perjudian baik online maupun manual.

Begitu juga jika ada yang terlibat dalam peredaran gelap narkoba.

"(Tindakan tegas) Itu sudah terbukti dalam enam bulan ini semua yang terlibat narkoba dan judi termasuk di dalamnya judi online (sudah kita tindaki), jangan dipisah karena itu juga atensi presiden dan kapolri," tegasnya.

Blak-blakan, mantan Dirtipidum Mabes Polri ini mengaku telah membuktikan langkah tegasnya dengan melakukan pencopotan.

Yaitu saat Tim Gabungan Krimum dan Brimob Polda Sulsel gerebek Desa Lembang Tombong Langda, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, awal April lalu.

Dalam penggerebekan itu, total 35 orang ditangkap dengan barang bukti ayam jago yang diadu dan uang hasil perjudian.

Terbongkarnya kasus judi sabung ayam yang disebut terbesar di Sulsel itu, membuat Irjen Pol Andi Rian berkesimpulan bahwa ada pengawasan anggota yang tidak berjalan maksimal.

Baca juga: Irjen Andi Rian Ryacudu Djajadi Urus Pisang Cavendish, Mayjen Bobby Rinal Makmun Sawah Tadah Hujan

Buntutnya, Kasat Reskrim dan Kasat Intel Toraja Utara pun dicopot dari jabatannya.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi; Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun; Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko; dan Danlantamal VI Makassar Brigjen TNI (Marinir) Andi Rahmat mengunjungi kebun pisang cavendish di Desa Batu Gading, Kecamatan Mare, Bone, Sulsel, Rabu (19/6/2024). Mereka disambut Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi; Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun; Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko; dan Danlantamal VI Makassar Brigjen TNI (Marinir) Andi Rahmat mengunjungi kebun pisang cavendish di Desa Batu Gading, Kecamatan Mare, Bone, Sulsel, Rabu (19/6/2024). Mereka disambut Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin. (DOK HUMAS SETDA BONE)

"Contoh beberapa bulan lalu di Toraja (Toraja Utara) itu sampai sekarang kasat intel kasat reskrim saya copot," ungkap Andi Rian.

"Judi sabung ayam, dengan terjadinya praktik itu berarti ada pembiaran. Kasat reskrim dan kasat Intel itu saya copot," sambung dengan nada tegas.

Tidak hanya perkara kasus judi, oknum polisi di Sulsel yang terlibat kasus narkoba kata Andi Rian juga mengaku telah diberikan tindakan tegas.

"Kalau yang narkoba sudah banyak (diberi sanksi tegas) karena langsung jalan pidananya juga. Sekarang (jika) terbukti pidana, disiplin, atau etik (juga ditindak tegas) itu tergantung pembuktian nanti," tuturnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved