Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilgub Sulsel 2024

Pilgub Sulsel 2024: Partai Politik Berebut Suara, Milenial Jadi Pembeda?

Para kandidat berlomba memperkenalkan diri kepada kaum milenial yang masuk dalam kategori pemilih pemula.

Penulis: M Yaumil | Editor: Ari Maryadi
dok pribadi
pengamat politik Unhas Sukri Tamma 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dalam Pemilu partai politik selalu turun ke bawah memperebutkan suara masyarakat atau pemilih.

Pemilih pemula atau milenial sendiri satu lumbung suara yang mampu memberikan dampak signifikan terhadap para kandidat.

Suara milenial pun kini diperebutkan.

Para kandidat berlomba memperkenalkan diri kepada kaum milenial yang masuk dalam kategori pemilih pemula.

Seperti pada Pilpres Februari, tiga pasang calon membranding diri dengan berbagai cara agar bisa menyentuh generasi milenial.

Ada yang memakai program lebih dekat dengan milenial.

Ada juga yang memasang anak presiden sebagai simbol yang mewakili milenial.

Upaya ini wajar-wajar saja, sebagai satu usaha menggaet suara.

Pilgub Sulsel sendiri tidak lepas dari fenomena ini.

Gen Z serta milenial akan menjadi satu lumbung suara yang bias dan diperebutkan.

Pengamat Politik Unhas Sukri Tamma mengatakan milenial punya banyak sumber informasi.

Melek informasi disisi milenial yang membuat suaranya tidak bisa dipastikan.

Karena banyak informasi berbanding lurus dengan pertimbangan generasi itu.

Berbeda dengan generasi tua, yang sudah punya prinsip serta pilihan tertentu pada setiap tingkatan Pemilu.

“Apalagi milenial saat ini punya banyak sumber informasi, punya banyak perbandingan yang diterima dari sosial media,” katanya kepada tribun timur, Jumat (21/6/2024).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved